Mengaku Dihajar Caleg Sendiri, Sekretaris DPD Nasdem Kabupaten Solok Dilaporkan Kepolisi

0
66

SOLOK,  JN- Ditunding melakukan pemukulan terhadap calon anggota legislatif (Caleg) sendiri, Sekretaris DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Solok, Arif Rahman, dilaporkan ke Mapolsek Gunung Talang, Kabupaten Solok, Rabu (30/1).

Nama Caleg yang melapor karena mengaku dipukul oleh Sekretaris Partai Nasdem adalah  Rahmad Halilintar (35), yang juga merupakan Caleg DPRD Kabupaten Solok Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Kubung, Gunung Talang dan Sungai Lasi dengan Nomor Urut 8.
Dalam laporanya, korban yang bernama Rahmad Halilintar,  menuturkan kepada pihak Polisi Sektor Talang,  bahwa dirinya jadi korban pemukulan Arif Rahman di Kantor DPD Partai Nasdem yang beralamat di Jalan Lintas Sumatera Solok Padang KM 10 By Pass Jorong Sungai Rotan, Nagari Cupak, Kabupaten Solok sekitar pukul 13:10 Rabu (30/1) siang.

Saat dikonfirmasi awak media prihal  tersebut di Polsek Talang, korban Halilintar mengaku dipukul bagian belakang kepalanya sebanyak dua kali. Hingga dirinya merasakan kepalanya sakit, perut terasa mual-mual dan telinganya merasa berdengung ulah akibat pukulan sekretaris itu. “Pelaku memukul saya dua kali dari pada bagian belakang kepala saya dan saya langsung muntah-muntah, ” jelas Halilintar. 
Usai mendapat pukulan, korban Halilintar langsung lari ke Puskesmas Talang,  untuk mendapatkan perawatan medis seperlunya. Sekaligus untuk dilakukan visum.
Setelah itu korban Rahmad Halilintar langsung melapor ke kantor polisi dengan Nomor LP STTL/03/I/2019/Spkt Sek Gunung Talang bertanggal 30 Januari 2019 ditanda tangani a/n Kapolsek Gunung Talang KA JA GA RU ” A “Briptu Agung Trinando.    Disebutkan Halilintar,  aksi pemukulan pada tubuh partai Nasdem Kabupaten Solok itu terjadi, diduga kuat ulah disebabkan karena postingan status WattsApp (WA) yang dibuatnya di Grup WA yakni Grup internal Partai Nasdem itu.  
Postingan status di Grup WA Partai Nasdem itu berbunyi ” KRONIS!! DPD Nasdem Kabupaten Solok seperti Sakit Kronis!  Bersatu Berjuang Menang..? Imposible..!  Kita tidak pernah bersatu, Meski kita sama berjuang, Maka diragukan Upaya Kemenangan 2019, ” Akui Halilintar sambil memperlihatkan screenshoot postingan itu.
Kemudian dalam postingan itu juga berisi “Untuk itu mari kita berjuang untuk kepentingan individu masing-masing saja!!  Pertarungan ini akan semakin panas,  apalagi musim hujan sudah habis,”.
“Status diatas, saya buat sebenarnya justru ingin mengkritisi keseriusan para caleg Partai Nasdem Kabupaten Solok,  yang tidak tepat waktu datang, padahal acara rapat pertemuan dengan Bawaslu Kabupaten Solok yang sudah diagendakan di Kantor Partai Nasdem,” jelas Halilintar. Lebih jauh dijelaskan 
Pada saat dirinya memposting hal itu, Rahmad Halilintar mengemukakan, dari 35 orang Caleg Partai Nasdem yang diundang Rapat Rabu siang itu,  ternyata yang hadir baru tiga orang saja.  
“Saya hanya mengkritisi keseriusan caleg-caleg lain yang tidak hadir tepat waktu. Padahal  acara ini bersama Bawaslu Kabupaten Solok, malah saya terkena marah oleh Sekretatis hingga main pukul,” tutur Halilintar.
Sementara Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Solok, H Armen Plani didampingi Sekretaris, Arif Rahman yang dikonfirmasi masalah tersebutmedia, malah menyebutkan bahwa hal yang dilaporkan Rahmat Halilintar itu adalah tidak benar dan laporan palsu. Bahkan justru sebaliknya kata Sekretaris DPC Partai Nasdem Arif Rahman, pihaknya yang akan balik melaporkan Rahmad Halilintar ke Polisi.  “Justru Rahmad Halilintarlah yang marah-marah di kantor Partai Nasdem dan memukul meja komputer hingga rusak. Kami juga akan melapor balik, ke pihak yang berwajib, ” ujar Arif Rahman di Kantor DPD Partai Nasdem.
Dikatakannya banyak saksi yang melihat saat dia ngamuk-ngamuk marah-marah di Kantor DPC Partai Nasdem Kabupaten Solok. 
“Kami dari DPC Partai Nasdem siap meladeni laporan Rahmad Halilintar dan saya tidak memukulnya bahkan sampai 2 kali. Justru sebaliknya kami juga akan menuntut balik, Rahmad Halilintar sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” jelas Arif Rahman.

Terpisah,  Kapolsek Gunung Talang Iptu Yasril, saat ditemui awak media membenarkan bahwa insiden tersebut sudah dilaporkan korban Halilintar ke Mapolsek. Laporan korban sudah diterima dengan STTL/03/I/2019/Spkt Sek Gunung Talang tertanggal 30 Januari 2019.
“Iya benar, usai kejadian korban sudah membuat laporan ke kita. Dan saat ini, masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Iptu Yasril (Nof/wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda