Masalah Geothermal Gunung Talang: Batal Sidang Praperadilan Warga Solok Kecewa

0
1141

PADANG, JN- Masyarakat salingka Gunuang Talang Solok, bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, mendatangi Pengadilan Negeri Padang, Selasa (20/2). Kedatangan mereka untuk menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan, atas penangkapan Ayu Dasril dan dua rekannya oleh Polda Sumatera Barat.

Mereka yang datang sejak pagi dengan menggunakan mobil, terpaksa kecewa. Pasalnya, sidang perdana yang beragendakan pembacaan perhomonan tidak dihadari oleh pihak termohon, dalam hal ini Polda Sumbar. Sehingga akhirnya ditunda pekan depan.

“Karena termohon tidak hadir maka kita tunda hingga pekan depan, dengan catatan jika tidak hadir kembali maka agenda sidang tetap akan dilanjutkan,” kata hakim tunggal Sutedjo sembari mengetuk palu.

Sementara itu, PH masyarakat Salingka Gunuang Talang, Era Purnama Sari bersama tim menuturkan, untuk proses praperdailan terhadap Ayu Dasril dan dua rekannya, pihaknya sudah menyiapkan 17 orang PH untuk persidangan Praperadilan tersebut.

“Ya sidang mesti ditunda, karena termohon tidak hadir, bagaimanapun kami siap memperjuangkan ini, mengingat banyak keganjilan persoalan hukum dalam menangkapan ini, apalagi penangkapan terhadap Dayu (Ayu Dasril) tidak tepat karena ia merupakan paralegal dan penggiat lingkungan hidup, yang dijamin UU sesuai aktifitasnya,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Dayu merupakan pejuang terhadap penyelamat lingkungan dalam upaya rencana pemerintah pusat yang hendak mendirikan proyek panas bumi (geothermal) di Kabupaten Solok.
“Ia (Dayu) berjuang terhadap penyelamat lingkungan, tidak bisa dipidana untuk kasus kriminalisasi ini, dan itu jelas diatur dalam UU nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup,” tutupnya.

LBH Padang, pihaknya akan berupaya maksimal untuk memberikan bantuan hukum atas penangkapan yang dilakukan Polda karena menetapkan Dayu cs sebagai tersangka perusakan. “Kita siap pasang badan untuk menegakkan keadilan ini,”tandasnya.

Sebagaimana diketahui, penangkapan tiga orang masyarakat Tabek Lanyek, Jorong Gurah, Nagari Batu Bajanjang, Lembang Jaya, Kabupaten Solok tersebut atas diduga merusak mobil tim survei proyek geothermal beberapa waktu lalu, Selasa (13/2) puluhan warga bersama PH mendaftarkan gugatan praperadilan dan terdaftar di PN Padang dengan registernomor:1pdt/pra/2018/PN.PDG. (eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here