Mantan Ketua KONI Kota Pariaman Jadi Terdakwa

0
749
PADANG, JN- Sidang lanjutan dugaan tindak pidana korupsi(tipikor) yang menyeret mantan ketua KONI Kota Pariaman, Fitrias Bakar, terhadap dana hibah tahun 2013, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Padang, Senin (11/12).
Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendri S, bersama tim menghadirkan tiga belas orang saksi. Para saksi yang dihadirkan yaitu Khairusadikin, Romi Satria, Hendri Nasir, Zulfitrian, Zainal Arifin, Indra Gustinanda, Verdinal Avid, Yunasri, Jon Erial, hJ.Usnaity, Zulbetri, dan Buyung.
Menurut Zulfitrian, yang merupakan pengurus KONI Pariaman, mengatakan dana hibah tersebut berasal APBD, yang dipergunakan untuk Porprov di Kabupaten Dharmasraya.
Sementara itu saksi lainnya, Khairusadikin, menyebutkan, dalam pertandingan karateka terdapat perbedaan dana yang diterimanya. “Ada perbedaan antara tanda tangan dengan diterima. Saya tidak tahu kenapa bisa berbeda, karena tidak saya pertanyakan,”ucapnya.
Sidang yang diketuai oleh Irwan Munir dengan didampingi hakim anggota Elysiah Plorence dan Perry Desmarera kembali melanjutkan sidang pekan depan. Sedangkan terdakwa Fitrias Bakar, yang didampingi Penasihat Hukum (PH) Alwis dan Zulkifli ,tampak keluar dari ruang sidang dengan wajah tampak tertunduk lesu.
Menurut JPU Hendri S, yang juga Kasi pidana khusus (Pidsus) pada Kejaksaan Negeri Kota Pariaman, membeberkan bahwa, kasus ini berawal adanya kegiatan Porpov tahun 2013-2014 di Kabupaten Dharmasraya, tahun 2013-2014.
Dalam kegiatan tersebut, KONI Pariaman mendapat dana hibah dari APBD, sebesar Rp 3,1 Milyar. Dana tersebut dipergunakan untuk berbagai item,antaranya  traning center (TC). Namun dari hasil penyidikan yang lebih besar adalah porpov. Sehingga kerugian negara yakniya Rp 520 juta. Selain itu JPU menambahkan, terdakwa Fitrias Bakar dijerat dengan pasal 2 dan 3 Undang-Undang tentang tipikor (Eko Murdiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here