Lanjutan Sidang Pencemaran Nama Baik: Saksi Tak Datang Sidang Pun Batal

0
167
PADANG, JN– Sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik, yang dilakukan oleh salah seorang wartawan surat kabar mingguan, sekaligus pimpinan umum koran Jejak News (JN), yakninya Ismail Novendra (40 tahun), batal digelar di Pengadilan Negeri Padang, Selasa (31/7).
Pasalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, tidak dapat menghadirkan saksi ahli. ” Untuk saksi kami belum dapat menghadirkan, karena berhalangan hadir,
untuk itu kami minta waktu satu minggu,” kata JPU Syawaldi dan M.Iqbal, kepada majelis.
JPU berencana, saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan yaitu, saksi ahli dari dewan pers. Menanggapi hal tersebut, sidang yang diketuai Sukri, menunda sidang hingga pekan depan. Sebelumnya dalam dakwaan dijelaskan, Kejadian ini berawal pada 7 Agustus 2017, terdakwa Ismail Novendra, mengirim pesan pendek melalui aplikasi whatsapp. Dimana terdakwa memperkenalkan diri sebagai, pimpinan umum koran jejak news, kepada Afrizal Djunit. Selanjutnya terdakwa menanyakan jabatan Afrizal Djunit, di PT. Bone Mitra Abadi (BMA). Kemudian Afrizal Djunit menjawab, dirinya direktur operasional PT.BMA. Kemudian terdakwa bertanya apakah, Afrizal Djunit adik sepupu Kapolda Sumbar, lalu Afrizal Djunit menjawab tidak benar.
Tanpa konfirmasi lebih lanjut kepada Afrizal, terdakwa membuat judul berita Melirik Sepak Terjang PT.BMA, Dir Ops Akui Dunsanak Kapolda. Edisi 125 Th.IX.28 Agustus-10 September 2017. Terhadap berita tersebut, Afrizal Djunit merasa terhina dan difitnah. Pasalnya pembaca beranggapan Afrizal Djunit memenagkan lelang ada campur tangan dan intervensi dari pihak lain. Kemudian pihak pengguna jasa kontraktor baik dari pemerintah dan swasta akan menganggap negatif.
Pada hal menurut Afrizal Djunit dalam menjalankan usahanya, dimana dirinya sebagai direktur operasional, merupakan pemenang lelang dalam, pengerjaan dan pemasangan pipa serta sambungan rumah hibah air minum perkantoran, 2017 di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Sesuai dengan surat penetapan menang nomor Pokja/37/PP/ULP-PS/IV/2017, tanggal 20 April 2017. (mep)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda