Komplotam Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Polres Solok

0
697

SOLOK, JN- Jajaran Reskrim Polres Solok, berhasil meringkus dua orang pelaku dan satu orang penadah yang diduga komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) spesialis mobil Mitsubhisi L300 jenis pick up, antar Provinsi. Masing-masing tersangka bernama, Nurazmi (30), Af alias Dayat (31) dan
Penadah Evi Junaidi (48).

“Kita berhasil menagkap dua orang pelaku dan satu orang penadah dengan barang bukti empat unit Mitsubhisi L300 pick up,” kata Kapolres Solok, AKBP. Ferry Irawan, S.ik yang didampingi Kasat Reskrim AKP Denny Akhmad, dalam keterangan Pers nya, Senin, (12/08)

Menurut Kapolres, sebelumnya pada 3 Juli 2019, sekira pukul 02.30 Wib lalu dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kecamata Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, pihaknya mendapat laporan dari korbannya, jika mobil miliknya telah dicuri. Dengan kesigapan anggota Reskrim, dua jam kemudian pelaku berhasil diamankan dijalan kelok Batuang, Joroang Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

“Tanpa mengulur waktu, anggota langsung menangkap pelaku. Untuk barang bukti kita amankan di empat lokasi,” papar Kapolres.

Pengakuan pelaku, mereka sudah melakukan curanmor di beberapa tempat di Sumbar, Jambi dan Riau.

Selanjutnya, pelaku digiring ke mako Polres Solok untuk di proses. Pelaku sudah melakukan curaor di 20 TKP di Sumbar, Riau dan Jambi, kemudian pelaku mengaku bahwa aksi mereka ini tidak hanya dilakukan di wilayah Kabupaten Solok saja, melainkan didaerah lainnya, seperti Pariaman, Payakumbuh dan daerah lainnya.

“Ia mengakui aksi pencurian telah dilakukan sejak 2015 lalu, sudah puluhan mobil berhasil gondolnya. Mereka menjual hasil curian ke penadah Evi Junaidi dengan rata-rata seharga Rp 30 sampai Rp 40 juta.
Setidaknya 8 unit Mobil L 300 diamankan ke Mapolres Solok. Empat mobil diantaranya sudah dikirim ke Mapolres Pariaman, karena TKP di daerah tersebut, setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Polres Pariaman.

Kapolres menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap sindikat curanmor spesialis L300 tersebut.

“Dua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun dan sedangkan penadah dijerat dengan pasal 480 KUHP. Kasusnya masih kita dalam lagi,” jelas Kapolres.

Pada waktu yang bersamaan, Sat Narkoba Polres Solok, juga berhasil mengungkap tiga kasus penyalahgunaan Narkoba dalam operasi Antik dengan barang bukti berupa paket ganja dan 3 paket sabu dengan TKP di Kecamatan Kubung dan Gunung Talang (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here