Kepala Dinas Koperindag Terjaring OTT Oleh Satreskrim Polres Tanah Datar

0
216

BATU SANGKAR, JN- Diduga menerima fee dari rekanan terkait pelaksanaan proyek pembangunan pasar Koto Baru Kecamatan X Koto, Kepala Dinas Koperindag Tanah Datar Marwan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satreskrim Polres Tanah Datar, Selasa kemarin di kantornya Jln. Malana Ponco Bukik Gombak Batusangkar, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam keterangan ke pers, Kapolres Tanah Datar Rokhmad Hari Purnomo, Rabu (25/9/2019) di Mako Polres menyampaikan pihak Polres akhirnya menetapkan Kadis Koperindag Marwan sebagai tersangka bersama rekanan atau kontraktor Syafrinal, sementara untuk Kepala Bidang yang sempat terjaring dinyatakan sebagai saksi.

“Tersangka sudah ditahan dan dinyatakan bersalah berdasarkan bukti yang diperoleh, dimana Marwan terbukti meminta uang kepada rekanan uang Rp.20 juta yang sedang lakukan proyek revitalisasi pasar Koto Baru untuk memperkaya diri sendiri,” ujar Kapolres yang baru menjabat di Resort Tanah Datar.

Kronologis penangkapan tersangka, tambah Kapolres berdasarkan informasi dari pihak yang dipercaya. “Setelah memperoleh informasi, petugas membuntuti orang yang akan serahkan uang, kemudian setelah pemberi selesai serahkan uang kita tangkap dan bawa ke ruangan tersangka dan ditemukan pecahan Rp.100 ribu senilai Rp.20 juta beserta 2 unit handphone dan tas hitam milik tersangka,” tambah Kapolres Rohkmad.

Pihak Polres akan terus mendalami serta mengembangkan kasus ini sehingga tidak tertutup kemungkinan tersangka baru. “Tersangka Marwan disangkakan dengan pasal 12 huruf (a) jo pasal 11 UU. nomor 20 tahun 2001 perubahan UU. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tukasnya.

Sementara itu Bupati Irdinansyah Tarmizi, Rabu (25/9/2019) saat Jumpa Pers mengungkapkan, tertangkapnya Kadis Koperindag merupakan musibah bagi Pemkab Tanah Datar. “Kejadian ini menjadi pelajaran bagi ASN Tanah Datar agar bekerja sesuai aturan berlaku. Dan untuk kasus ini Saya persilahkan pihak kepolisian untuk lakukan pemeriksaan kepada terduga atau saksi lainnya,” katanya.

Dan Pemerintah daerah, tambah Irdinansyah, tidak akan berikan bantuan hukum. “Saat ini status masih tersangka, sesuai UU ASN untuk sementara diberhentikan dari jabatan. Dalam waktu dekat agar tidak terganggu pelaksanaan kegiatan di Dinas Koperindag, segera akan kita tunjuk pejabat PLT” pungkasnya. (Damara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda