Kantor Mapolres Dhamasraya Dibakar Teroris Anggota ISIS

0
949

DHAMASRAYA, JN- Kantor Mapolres Kabupaten Dhamasraya atau Kepolisian Resor Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat Minggu dini hari (12/11) diduga dibakar oleh dua orang tidak dikenal yang diduga anggota  Islam Irak dan Syam (ISIS).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.45 WIB dini hari, disaat sebahagian masyarakat sedang tertidur pulas. Pada peristiwa itu, dua orang pelaku tewas dihantam timah panas petugas dari Mapolres Dhamasraya. Diduga teroris dalam menjalankan aksinya memakai panah api, sehingga mako polres habis terbakar,dua teroris berhasil di lumpuhkan 810. Akibat kejadian itu, kantor Mapolres Dhamsraya habis terbakar beserta mobil Kapolres yg perkir dirumdin terbakar. Tidak ada korban jiwa dari kepolisian. Semua tahanan di Mapolres sudah di evakuasi ke polsek Pulau Punjung. Namun dari pihak pelaku ada dua korban jiwa yang diduga tersangka 2 orang (MD). Pelaku dicurigai pihak ISIS karena menggunakan ban lengan merk ISIS.

Akibab kejadian itu, Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Drs. Fakhrizal, M.Hum, langsung memerintahkan agar seluruh kantor kepolisian baik Polsek maupun Polres untuk meningkatkan siaganya. Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto, kepada awak media di Jakarta menyebutkan bahwa dari tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa busur dan anak panah. Sementara dari pelaku terdapat lembar kertas yang bertuliskan Pesan Jihad dari “Saudara Kalian Abu Azzan Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah”. “Pelaku melakukan aksinya diduga dari ruangan belakang antara Ruang Siwas dengan Ruang Sitipol Polres Dharmasraya,” ujar Rikwanto melalui keterangan tertulis, Minggu (12/11/2017).

Dijelaskan Rikwanto, Sekitar pukul 03.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakadan tiba di Mapolres Dharmasraya untuk memadamkan Api yang masih berkobar di Gedung Polres Dharmasraya,

Saat pemadaman berlangsung, seorang petugas pemadam kebakaran melihat dua orang mencurigakan mengenakan pakaian hitam sambil memegang busur panah. “Personil Polres Dharmasraya langsung mengepung orang yang dicurigai tersebut,” ujar Rikwanto.

Dua orang tersebut melakukan perlawanan dengan melepaskan busur panah ke arah petugas. Sehingga personil Polres Dharmasraya melakukan tindakan tegas dengan menembakkan peluru ke udara.

Namun, kedua orang tersebut tetap melakukan perlawanan sehingga petugas menembak keduanya. “Polisi melakukan tindakan tegas kepada pelaku hingga mengakibatkan Kedua orang tersebut meninggal dunia,” ujar Rikwanto.

Dia menyebutkan dari kedua tersangka polisi berhasil menemukan beberapa barang bukti yakni, selembar kertas dengan pesan jihad dari “Saudara Kalian Abu Azzan Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah”, 1 Busur Panah, 8 Anak Panah, 2 Buah Sangkur, 1 Bilah Pisau Kecil, 1 Sarung Tangan Warna Hitam.

“Kita akan kembangkan kasus ini siapa pelaku dan apa motif dibalik serangan ini,” pungkas Rikwanto (wandy)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here