Dua Terdakwa Judi Oneline Dihukum 5,6 Tahun Penjara

0
715
PADANG, JN-Ketua Majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Padang, Sihol Boang Manalu yang didampingi hakim anggota Inna Herlina dan Ade Zulfiana Sari, menjatuhkan hukuman pidana kepada kedua terdakwa kasus judi oneline, yakninya Bonny Pratama (26 tahun) dan Rony Arora (25 tahun), dengan hukuman pidana masing-masing  5 tahun dan 6 bulan kurungan penjara. Tak hanya itu kedua terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 1 juta dan subsider 6 bulan.
” Bahwa kedua terdakwa bersalah melanggar pasal satu 303 ayat 1 ke 1 KUHP dan kedua pasal  3 jo pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang,” kata hakim ketua saat membacakan amar putusannya, Selasa (13/2).
Kedua terdakwa yang didampingi Penasihat Hukum (PH) Alex Yuliandra, mengaku pikir-pikir. Sebelumnya  kedua terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muliana Syafitri dengan hukuman pidana masing masing 8 tahun kurungan penjara, denda Rp 800 juta dan subsider 6 bulan.
Dalam dakwaan disebutkan kejadian ini berawal  pada bulan Juli 2017,  saat itu polisi dari reserse polri, menangkap terdakwa Kelvin (berkas terpisah), yang sedang menyelenggarakan perjudian one line di rumah kosnya tepatnya di jalan Garuda Kemayoran Jakarta.   Kemudian terdakwa I Bonny Pratama dan terdakwa II Rony Arora, yang berperan sebagai si penerima transfer. Dimana terdakwa Bonny Pratama  memiliki perusahan yang bernama CV. aliyaris. Namun perusahan tersebut tidak memiliki izin yang berwenang untuk penyelenggaraan judi one line.  Kini kedua terdakwa harus berpisah sementara dari anggota keluarganya. (eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here