Di Saningbaka, Remaja 16 Tahun Dibunuh Sadis Oleh Pacarnya

0
5808

SOLOK,JN- Masyarakat Nagari Saniang Baka gampar karena telah terjadi pembunuhan sadis, yang melibatkan remaja. Pelaku RT yang baru berusia 16 tahun melakukan pembunuhan berencana terhadap pacarnya DW (16) Kamis dini hari (7/3). Saat ditemukan DW, dalam kondisi mengenaskan dikamarnya, dan terdapat bekas jeratan tali di lehernya.

Pembunuhan itu diketahui pada hari Kamis pagi sekitar pukul 08.00 Wib. Saat itu ibu korban melihat ke kamar anaknya yang masih tertutup. Saat digedor tidak ada respon, kemudian di dobrak, dan ditemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa, dan dilehernya ditemukan bekas jeratan tali.

Mendapat laporan adanya pembunuhan petugas Polres Solok Kota bergerak cepat, pada malam harinya didapat informasi hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Padang, bahwa korban dibunuh dengan cara di jerat dengan tali jemuran di kamar korban, serta adanya kekerasan seksual.

Dari hasil penelusuran petugas, kasus pembunuhan ini mengarah kepada pacar korban, seorang pria pengangguran yang tidak lulus SD. Tidak ingin kehilangan pelaku, Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku, RT pada Jumat dini hari (8/3), sekitar pukul 03.00 Wib di rumahnya, di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, yang juga tidak jauh dari rumah korban.

Dari pengungkapan oleh petugas kepolisian didapati pelaku pembunuhan merupakan pacar korban, keduanya telah berpacaran selama 1 tahun 3 bulan. Keduanya juga diketahui sudah saling berhubungan badan, namun akhir-akhir ini korban sering mencurigai pelaku memiliki pacaran lain, korban yang cemburu kemudian mengeluarkan kata – kata yang menyingung pelaku. Karena kesal, pelaku kemudian menyiapkan tali jemuran yang dikantongi pelaku, dan datang ke kamar korban pada malam hari, sekitar pukul 21.00 Wib.

Keduanya langsung cekcok, lalu berhubungan badan, sekitar jam 2 malam kembali cekcok dan pelaku kemudian mengakui adanya pacar lain. Pelaku kemudian panik, lantaran korban diduga telah hamil. Pelaku yang takut korban hamil, kemudian mengambil tali yang ada di dalam sakunya, kemudian menjerat leher korban sekitar 30 menit hingga korban meninggal.

Usai membunuh, pelaku mengambil handphone korban dan semua aplikasi media sosial di hapus untuk menghilangkan barang bukti chatingan antara korban dan pelaku, pelaku kemudian membuang tali ke sungai dan kabur dengan dijemput temannya menggunakan sepeda motor.

Petugas kemudian menangkap pelaku dan mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa tali, seprai dan handphone. “Tersangka sudah menyiapkan tali dari rumah yang disimpan di saku, tali tersebut sudah disimpul oleh pelaku. Saat cekcok pelaku mengeluarkan tali dan menjeratnya ke leher korban, dan langsung ditarik sampai korban meninggal, kemudian tali dibuang ke sungai. Pelaku jengkel karena dicurigai selingkuh terus terusan oleh korban,” kata Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan Jumat (8/3) di Mapolres Solok Kota.(van)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda