Di Danau Kembar, Pemuda Ditemukan Tewas Usai Menengak Minuman Keras

0
6518

SOLOK, JN- Warga Simpang Tanjuang Nan IV,  Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok dikagetkan dengan ditemukan seorang pemuda tewas yang diduga usai menenggak minuman keras di tempat pangkas rambut milik warga setempat.

Peristiwa ini terjadi Kamis sore 2 November 2017, sekira pukul 15.30 WIB, bertempat di jorong Pasar Nagari Simpang Tanjung Nan IV, tepatnya di pangkas milik Riki, warga Simpang Tanjung Nan IV. Adalah Rusdi Nazara atau akrab dipanggil Ucok (37) Pemuda asal Medan, Sumatera Utara ini, ditemukan telah meninggal oleh pemilik pangkas Riki sekira jam 16.30 sore.

Ucok yang sehari-hari berdomisili di Jorong Pasar nagari Simpang Tanjung Nan IV Kecamatan Danau Kembar ini, tewas diduga over dosis akibab terlalu banyak mengkomsumsi minuman berhakohol. Kondisi Ucoksaat  ditemukan seperti habis mabuk berat.  Sehari sebelum ditemukan meninggal, Ucok menurut  keterangan saksi kepada petugas, tampak meminum alkohol dimana alasannya ke pemilik pangkas Riki yang sekalgus majikannya, Ucok mengaku mabuk untuk menghilangkan suntuk. Tidak jelas alasannya suntuk karena apa, namun Ucok hanya menyebutkan bahwa dia minum alkohol untuk menenangkan pikiran. Sementara  alkohol yang diminum jenis apa dan didapat dimana tidak diketahui, sebab Ucok membelinya jauh dari usaha pangkas. “Sehari sebelum korban meninggal, dia pamit kepada Riki hanya untuk menghilangkan suntuk. Paginya sewaktu Riki mau membuka usaha pangkasnya, dari mulut Ucok tecium bau alkohol oleh Riki. Sekira pukul 15.00 WIB sore, korban seperti orang kesururupan (mabuk) setelah itu Riki menasehati korban dengan kata-kata, ‘kamu Cok jangan mabuk disini, karena disini adalah tempat kita mencari uang,” jelas Kapolres Arosuka, AKBP Reh Ngenana, menirukan kata Riki, kepada awak media, Kamis malam (2/11).

Tidak lama kemudian korban menghembuskan nafas terakhirnya, sekira pukul 16.30 Wib. Selanjutnya menurut Kapolres, korban dibawa ke Puskesmas Simpang Tanjung Nan IV untuk dilakukan visum. “Sampai saat ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban, kemudian korban dibawa ke rumah orang tua Riki sambil menunggu keluarga almarhium datang menjemput dari Medan.

Hingga berita ini diturunkan petugas dari Polsek Danau Kembar dan Polres Solok masih melakukan pemerikdaan terhadap saksi-saksi untuk penyidikan lebih lanjut.  “Kita masih mendalami kasus ini apakah ada motif lain atau hanya murni akibat meminum minuman keras,” pungkas AKBP Reh Ngenana (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here