BNNK Solok Tangkap Seorang Pengguna Sabu-Sabu di Salayo

0
1128

SOLOK, JN- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Solok, berhasil menciduk seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu, yang berinisial OV (44), bertempat di Simpang Sentral, Jorong Sawah Sudut, Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, beberapa waktu lalu, sekira pukul 00.10 WIB.

Menurut Kepala BNNK Solok, Azizurrahman, S.Os, saat menggelar jumpa Pers dengan awak media Kamis (7/3), bertempat di kantor BNNK Solok, di Koto Baru, bahwa penangkapan tersangka adalah atas informasi dari masyarakat.
“Setelah mendapat informasi dari masyarakat, anggota kita langsung melakukan pengintaian di lokasi hampir Dua Minggu, ” jelas Azizurrahman.

Disebutkannya, penangkapan pelaku OV berawal dari pengintaian yang dilakukan tim berantas BNNK Solok yang dipimpin langsung oleh Kasi Berantas BNNK Solok, AKP Joko Sunarno.

Dalam jumpa Pers tersebut, Kepala BNNK Solok, Azizurrahman didampingi oleh Kasi berantas, AKP Joko Sunarno dan Kasubag Umum, Sabrinur dan beberapa orang anggota BNNK Solok lainnya.

“Kita melakukan pengintaian selama Dua Minggu karena informasi masyarakat bahwa tersangka OV sering menggunakan narkotika jenis sabu-sabu di rumahnya, ” jelas Azizurrahman.

Kemudian tim BNNK Solok langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Pada Jumat lalu langsung menggerebek rumah OV dan menggeledah kamar tersangka, yang kemudian ditemukan satu paket kecil sabu-sabu.

Selain pemakai, tersangka OV juga diduga sering melakukan transaksi narkotika jenis Sabu kepada teman-temannya. Tersangka OV mengaku hampir dua tahun menggunakan narkoba dan barang tersebut didapat dari seseorang di Tanah Datar.

“Pelaku OV diduga sebagai pemakai dan pengedar di wilayah Kabupaten Solok. Dan saat ini kita terus melakukan pengembangan terhadap pelaku lain, ” jelas Kasi Berantas, AKP Joko Sunarno.

Dijelaskannya, tersangka memakai, meracik dan menimbang sendiri untuk kemudian dijual kepada yang lain.

OV diamankan dengan barang bukti dengan bukti satu paket kecil sekitar 0,53 gram, satu buah kotak permen, alat hisap atau bong, timbangan digital, korek api manchise, handphone, kotak permen dan dua lembar uang pecahan Rp100 ribu.

Tersangka OV dikenakan Pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU no.35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman lima sampai 20 tahun hukuman penjara.

Ia berharap dengan penangkapan tersangka ini akan berkurang pelaku lainnya yang mengedarkan narkoba.

BNNK akan menggencarkan sosialisasi kepada pelajar, pemuda dan masyarakat tentang bahaya narkoba seperti di Kecamatan Kubung dan Pantai Cermin.

Menurutnya, di Kecamatan Kubung dan X Koto Singkarak sudah membentuk kelompok penggiat anti narkoba. Kelompok sudah aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat, pertemuan kaum, dan di nagari-nagari.

“Dengan aktifnya kelompok penggiat ini, semoga anak-anak muda paham bahaya narkoba dan yang mau direhabilitasi secara sukarela,” Sabrinur.
Karena belum ada ruang tahanan, tersangka kita titipkan di LP Laing Solok

Saat ini BNNK, belum memiliki ruang tahanan dan belum memiliki perlengkapan senjata api dan lainnya.

“Kita berharap dalam waktu dekat akan ada bantuan dari BNN Pudat dan mengenai tanah untuk membangun kantor BNNK Solok juga sudah dijanjikan Bapak Bupati Gusmal tahun 2019 ini, ” pungkas Azizurrahman (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda