BNNK Solok Ralat Tersangka NHL Yang Ditangkap Bukan Ketua Pemuda Tanjung Bingkung

0
776

SOLOK, JN- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Solok, pada Selasa sore (15/5), meralat bahwa salah seorang tersangka kasus narkoba yang ditangkap oleh Tim BNNK di Aur Duri, Sumani yang sebelumnya disebutkan sebagai Ketua pemuda Nagari Tanjung Bingkuang, ternyata bukanlah Ketua Pemuda Nagari Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung,  melainkan warga biasa.

“Kami atas nama Kepala BNNK Solok, menyampaikan perminta maaf kami atas kekeliruan ini, sebab pada saat menggelar jumpa Pers dengan awak media Senin lalu, kami menyebutkan bahwa tersangka NHL adalah Ketua Pemuda Nagari Tanjung Bingkung. Setelah berita keluar pada Selasa hari ini, banyak yang menelepon kami bahwa tersangka yang kita tangkap hanya warga biasa bukan ketua pemuda Nagari,” jelas Kepala BNNK Solok, Azizurrahman dengan nada menyesal.

Dia berharap, dengan diralatnya berita tersebut, maka diharapkan semua menjadi jelas dan pemuda yang ditangkap bukan Ketua pemuda Nagari.

BNNK Solok,  sesuai misinya yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Solok yang sehat dan tangguh dalam mencegah, memberantas penyelahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Solok.

Seperti diberitakan pada Selasa, BNNK Solok  berhasil mengungkap seorang pemakai sekaligus kepemilikan narkoba jenis ganja di kawasan Aur Duri, Nagari Sumani Kabupaten Solok. Tersangka yang ditangkap berinisial NHL, merupakan warga Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Hal itu disampaikan  Kepala BNNK Solok, Azizurrahman, S. Sos, saat menggelar jumpa Pers dengan awak media cetak dan elektronik bertempat di Aula pertemuan kantor BNNK Solok, di Koto Baru, Senin (14/5). Azizurrahman yang didampingi Kasubag Umum, Sabrinur, S. Sos, MM, Kasi Rehabilitasi Irwan Suhandra, S. Kep, Kasi Pemberantasan, AKP Joko Suharno, SH, serta beberapa orang staf di BNNK Kabupaten Solok.

Disebutkan  Azizurrahman, penagkapan NHL, merupakan atas laporan masyarakat dan petugas BNNK Solok langsung mengintai keberadaan tersangka NHL. Dibawah pimpinan Kasi Pemberantasan, AKP Joko Sunarno, SH, penangkapan tersangkapun dilakukan dengan cara mengumpulkan anggota untuk melakukan penyelidikan kepada tersangka. “Dari informasi yang kita dapat sekira jam 15.00 Wib pada Selasa lalu itu, tersangka NHL hendak menuju ke Sumani dengan ciri-ciri badan tegap dan bertato. Dan sesampai di Aur Duri orang yang kita curigaipun kita dapat,” jelas Azizurrahman. Disebutkannya, pada saat dilakukan pengeledahan kepada tersangka, petugas BNNK Solok berhasil menemukan barang bukti jenis ganja kering yang disimpan di dalam saku jaket sebelah kiri milik tersangka. Barang bukti (BB) seberat 18.08 gram jenis ganja kering, menurut tersangka dibelinya seharga Rp 100 ribu dari salah seorang yang sudah dketahui identitasnya yakni orang sekampung dari NHL yang berinisial H (43), dimana H  merupakan seorang resedivis kasus narkoba dan pernah ditangkat oleh Polres Solok tahun 2013 lalu.

Sementara Tersangka NHL merupakan  warga Nagari Tanjung Bingkuang, yang uniknya lagi, sehari sebelum ditangkap tersangka masih mengikuti penyuluhan narkoba yang diselenggarakan BNNK Solok di Singkarak.

Tersanngka NHL akan dikenakan pasal 111 ayat (1) junto pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika  dengan ancaman hukuman 4 hingga 10 tahun penjara atau denda Rp 800.000.000 sudah  Rp 8 Milyar.  Saat ini tersangka NHL masih dititp di Rutan Laing karena BNNK Solok belum memiliki ruang tahanan sendiri.

Sementara itu, Kasi Pemberantasan BNNK Solok. AKP Joko Sunarno, menyebutkan bahwa BNNK Solok baru efektif bekerja sejak awal tahun 2018 lalu dan hal itu juga belum maksimal disebabkan karena kekurangan dana, persenjataan, fasiltas dan juga hal lainnya. “Upaya kita untuk memberantas narkoba, kalau bisa didukung oleh pemerintah nagari dengan cara setiap nagari juga ikut mengganggarkan program sosialisasi tentang bahaya narkoba  kepada masyarakat serta nagari ikut membentuk kelompok penggiat anti narkoba yang di SK kan oleh BNNK Solok,” ujar AKP Joko Sunarno, SH

BNNK Solok, malah sangat berharap agar Pemkab Solok menghibahkan tanah untuk pembangunan kantor BNNK Solok yang lebih refresentatif sesuai komitmen bersama antara BNNK Solok dan Pemkab Solok waktu mulai terbentuk sekitar tahun 2016 lalu. “Nanti kalau tanah sudah ada, maka kita akan usulkan ke BNN pusat untuk menganggarkan dananya, karena kita butuh kantor, ruang tahanan, persenjataan dan juga penambahan personil,” punkas AKP Joko Sunarno (wandy/anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here