BNNK Kabupaten Solok Ungkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Selayo

0
351

SOLOK, JN– Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Solok, berhasil menangkap  3 orang tersangka diduga mengedarkan narkoba jenis sabu. berinisial JH (29)  dan AM (31 ) dan AK  di dua tempat berbeda di hari yang sama pada tanggal 28 Septber 2020.

Pernyataan itu terungkap pada acara Jumpa Pers yang digelar pihak BNNK Kabupaten Solok di Koto Baru, Selasa (6/10). 
Dalam jumpa Persnya di Kantor BNN Kabupaten Solok, Kepala BNNK Kabupaten Solok, AKBP Saifuddin Anshori.S.I.K, juga di dampingi oleh Kasi Pemberantasan BNNK Kabupaten  Solok, Sebastian Rei Tanjung, SH, Kasubag Umum, Sabrinur dan beberapa personil BNNK Kabupaten Solok.

Menurut Kepala BNNK Kabupaten Solok, AKBP Saifuddin Anshori.S.I.K, saat ini Indonesia termasuk daerah Darurat Narkoba, termasuk Kabupaten Solok.”Hampir tidak ada daerah di Indonesia ini yang bebas dari narkoba. Untuk itu, kita secara bersama-sama harus memberantasnya. Termasuk peran pemerintah dan juga media masa,” sebut AKBP Saifuddin Anshori.
Disebutkan AKBP Saifuddin Anshori, tanpa bantuan semua pihak, sangat mustahil pemberantasan narkoba ini bisa di lakukan, apalagi oleh satu instansi atau pemerintah saja.
Lebih jauh dijelaskannya, pahun 2020 ini BNNK Kabupaten Solok berhasil mengungkap 4 orang pelaku di duga pengedar dan penyalahguna narkotika jenis sabu.Penangkapan dilakukan pada tanggal 2 Juni lalu, dimana BNNK Kabupaten Solok berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka berinisial RK dengan barang bukti sebanyak 15 paket kecil di duga narkotika dengan berat  3,06 gram dan satu buah bong dan dua buah resi transfer hasil transaksi jual beli dan saat ini tengah dalam proses persidangan.

Sementara pada tanggal 28 September 2020 lalu, BNNK Kabupaten Solok juga berhasil melakukan penangkapan terhadap 3 orang tersangka di dua lokasi berbeda.
Penangkapan ini berawal saat Kasi Pemberantasaan BNN Kabupaten Solok mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang akan melakukan transaksi jual beli sabu di simpang Puskesmas Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. 


“Berdasarkan informasi tersebut, tim BNN Kabupaten Solok melakukan pengintaian dan prnagkapan terhadap tersangka dan kemudian melakukan penggeledahan dan dari dua orang tersangka di temukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan setelah melakukan interogasi dan pengembangan kepada kedua orang tersangka akhirnya pada hari itu juga dilakukan penangkapan terhadap 1 orang tersangka lagi yakni  AK yang saat itu berada di rumahnya di Muara Panas Kabupaten Solok,” terang AKBP Saifuddin Anshori.


Dari ketiga pelaku, BNN Kabupaten Solok berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 14 paket kecil di duga sabu, Tiga buah Handphone, Satu helai baju kemeja warna biru, satu helai celana bahan jeans, satu lembar uang pecahan Rp 100 ribu dan satu helai uang pecahan  50 ribu ,satu buah sendok takar Shabu dan 2 buah unit motor merk Mio dan Vario tekhno.
Terhadap tersangka AK dijerat dengan pasal 144 ayat (1) Jo 112 ayat 1huruf a Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan untuk tersangka JH dan AM bisa dijerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) Jo pasal 127 ayat (1) huruf a undang undanhg Narkotika nomor 35 tahun 2009.

Jadi total penagkapan tersangka oleh BNN Kabupaten Solok selama 2020 sebanyak 4 orang dengan barangbukti narkoba jenis sabu sebanyak 5,41 Gram.
“Kita tentu menghimbau agar masyarakat menjauhi narkoba dan minimal lindungi keluarga dari barang haram tersebut,” tutur AKBP Saifuddin Anshori.S.I.K, yang juga di dampingi oleh Kasi Pemberantasan BNNK Kabupaten  Solok, Sebastian Rei Tanjung SH dan Kasubag Umum, Sabrinur (jn01/wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here