Berpura-Pura Jadi Petugas Telkomsel: Dua Tersangka Pencuri Batrai Tower Diamankan ke Kantor Polisi

0
2338

SOLOK, JN- Satuan Reserse dan Kriminal Polres Solok yang dibantu anggota Polsek Lembah Gumanti, berhasil mengamankan dua pelaku pencurian terhadap batrai tower pemancar celuller di Jorong Panggalian Kayu, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, pada Selasa malam (17/7), sekira pukul 19. 30 Wib.

Menurut Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan, melalui Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu Amin Nurasyid, menyebutkan bahwa penangkapan kedua tersangka dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang curiga dengan gerik-gerik dua orang petugas tower yang bekerja pada malam hari, meski tower tidak dalam keadaan rusak.

 

“Mulanya warga tidak curiga kalau kedua orang tersebut merupakan pelaku pencurian, karena mereka menganggap kedua orang tersebut petugas dari Telkomsel. Namun karena gerak gerik mereka mencurigakan dan memanjat tiang tower pada malam hari, maka masyarakat mencoba menghubungi anggota bhabinkamtibmas Alahan Panjang dan Mapolsek Lembah Gumanti. Dan setelah ditanya anggota, ternyata jawabannya berbelat belit dan setelah diteliti, ternyata mereka bukan petugas dari Telkomsel, melainkan pelaku pencurian spesialis batrai tower celluler yang sering beraksi di Kabupaten Solok,” jelas AKBP Ferry Irawan, melalui Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu, Amin Nurasyid, kepada Koran Padang di Mapolsek Lembah Gumanti, Selasa malam.

Disebutkannya, Iptu Amin Nurasyid, sebelumnya masyarakat sering mengeluhkan susahnya berkomunikasi dengan menggunakan HP seperti untuk menelefon, WhatsApp, Facebook dan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat mulai curiga karena dalam beberapa bulan terakhir memang kesulitan betkomunikasi karena jaringan lelet. “Petugas tower juga sudah mengimformasikan ke warga, bahwa buruknya jaringan karena batrai tower sering dicuri orang yang tidak bertanggung jawab,” tambah Amin Nurasyid.

 

Dijelaskan Kapolsek, kedua pelaku beraksi dengan berpura-pura sebagai petugas dari Telkomsel.

Usai ditangkap, keduanya langsung ditelanjangi dan hampir saja dibakar warga kalau petugas tidak segera mengamankan mereka. Kedua tersangka pencurian batrai tower pemancar seluler masing-masing bernama Doni Adrianto (24), warga Perum Geria Permata, Kecamatan Nanggalo, kota Padang dan Indra Jaya (39), warga Jalan Nangka Nomor 8, Tunggul Hitam kota Padang.

Bersama tersangka, turut diamankan Barang Bukti (BB) berupa 13 batrai tower hasil curian, satu mesin gerinda yang digunakan untuk memotong besi, Satu tali sefety kerja, tiga buah helm proyek, Satu unit mobil Avanza warna hitam Nopol BA 1732 OA dan 3 unit ponsel.

Pengakuan tersangka, dari 13 batrai tower yang dicuri yang didapat dari 2 lokasi yaitu 5 batrai di nagari Surian kecamatan Pantai Cermin dan 8 batrai di jorong Pangalian Kayu nagari Alahan Panjang kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Tersangka bisa dikenakan Pasal 363 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini kedua tersangka sudah diamankan ke Mapolres Solok di Lubuk Selasih untuk proses hukum lebih kanjut (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here