3 Ekor kerbau Milik Warga Koto Baru Disembelih di Lokasi Oleh Pelaku Curnak

0
1951
Jpeg
SOLOK, JN-Kasus pencurian ternak kembali membuat gempar masyarakat nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, Jum’at (3/2) pagi. 3 ekor kerbau milik Syamsinar (42) warga korong Halaban Jorong Subarang Nagari Koto Baru raib dari kandangnya, bahkan salah satu induk kerbau yang tengah bunting ditemukan dalam kondisi kritis karena dibantai secara tak wajar dan belum sempat dibawa kabur oleh kawanan pencuri itu.

Dari informasi yang dihimpun di masyarakat di sekitar TKP menyebutkan, hilangnya ketiga kerbau kesayangan milik Syamsinar ini di ketahui ketika korban sekitar pukul 06.00 pagi. Saat itu, seperti biasanya suami korban Wan (48) akan mengeluarkan ternaknya dari kandang untuk ditambatkan di pohon kelapa di depan rumahnya.

Namun alangkah kagetnya Wan, ketika melihat kandang ternaknya sudah kosong. Hilangnya ternak itu membuat keluarga yang tinggal di lokasi yang jauh dari keramaian itu menjadi buncah dan berusaha mencari keberadaan ketiga kerbaunya itu, dengan memyusuri jejak yang ditinggalkan oleh kerbau-kerbau itu. “Kita melihat jejak yang ditinggalkan di sawah, tanaman padi terlihat rusak seperti habis diinjak ternak,” terang Syamsinar.

Benar saja, sekitar 600 meter dari rumahnya, di sebuah tanah kosong yang belum dibangun, Syamsinar melihat salah seekor kerbaunya tengah meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan. Induk kerbau yang tengah bunting itu tertambat di sebatang kayu, dengan tubuh nyaris putus menjadi dua, namun kondisinya masih hidup.” Kami yakin para pencurinya kesiangan, sehingga tak sempat membawa kabur induk kerbau yang tengah bunting ini. Sementara┬áTernak yang duanya lagi itu satu jantan dan satu betina. Kami yakin itu yang dipotong duluan. Sementara yang satu ini mungkin karena sedang bunting merepotkan para kawanan pencuri ini ketika menyembelihnya,”kata Syamsinar dengan raut muka penuh kesedihan.

Sementara sekitar, 10 meter dari lokasi induk kerbau ini juga ditemukan potongan isi perut (usus) ternak yang lain dalam kondisi berceceran. Mengetahui ternaknya dicuri dengan sadis oleh kawanan pencuri, Syamsinar kemudian mengabarkannya kepada tetangga dan masyarakat sekitar. “Kami langsung menghubungi pihak polsek Kubung untuk turun ke lokasi kejadian,” kata Feri tokoh pemuda Subarang Koto Baru.

Atas kejadian ini, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp. 50 juta. Sementara induk kerbau yang ditinggal pencuri itu, setelah di dokumentasikan oleh pihak kepolisian lansung di potong dan dijual ke pedagang daging. “Dari pada mati sia-sia lebih baik kami jual saja ke toke daging pak, setidaknya kami tidak rugi terlalu banyak,”kata Syamsinar.

Informasi warga sekitar lokasi kejadian, memperkirakan bahwa penyembelihan hewan oleh kawanan pencuri itu diperkirakan sekitar pukul 03.00 pagi. ” Pada sekira jam 03.00, saya mendengar suara anjing ribut di luar. Namun saya tidak menduga kalau saat itu ada maling yang beraksi,”kata Marni (62) warga sekitar (Malin/ujang)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here