Yumler Lahar: Pemimpin itu Seperti Dokter, Harus Faham Penyakit Masyarakat

0
252

SOLOK, JN- Warga Kota Solok, mungkin tidak akan pernah lupa dengan nama Drs. Yumler Lahar.

Mantan Walikota Solok priode 2005-2010 itu, pada era kepemimpinannya, sudah banyak membawa perubahan untuk kota yang berjuluk Serambi Medinah ini.

Saat ini, Yumler Lahar menetap di Rawang, Jorong Pasa Baru, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Kepada media ini, Yumler Lahar menyebutkan bahwa menjadi seorang pemimpin itu harus sama dengan menekuni profesi seorang dokter, dimana sang dokter harus tau apa penyakit sipasien dan apa keinginannya.

“Resep menjadi pemimpin itu adalah sederhana yakni sama seperti berprofesi sebagai dokter, kita harus mengetahui apa penyakit sipasien dan apa resep yang harus diberikan. Artinya, kita menjadi pemimpin harus mengetahui keinginan masyarakat. Kalau kita tidak mengetahui apa keinginan mereka, maka kita belum bisa disebut pemimpin yang merakyat,” terang Yumler Lahar, kepada KORAN PADANG, minggu (23/6), dalam wawancara ekslusif di Arosuka, kemaren.

Apa yang dikatakan Yumler Lahar, ternyata memang bisa dimaklumi. Sebab bila pemimpin tidak tau apa yang dibutuhkan masyarakat, maka tunggulah kehancuran seperti demo, masyarakat mengumpat dan lain sebagainya.
Yumler Lahar yang sukses memimpin kota Solok bersama Wakil walikota Sabri Yusni, oleh masyarakat kota Solok dijuluki sebagai Bapak Pembangunan. Sebab pada masa kepemimpinan Yumler Laharlah Kota Solok berkembang pesat. Diantaranya adalah, Yumler Lahar sukses memindahkan Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan membuat bekas lahan LP sebagai Taman Kota Solok sekarang. Selain itu, Yumler Lahar juga sukses membangun Jalan Lingkar dalam Kota Solok dengan lebar 60 meter dari Tanjung Bingkung menuju Saok Laweh dengan membangun Taman di tengahnya.
“Kita hidup hanya satu kali dan harus bermanfaat bagi orang lain,” jelas Yumler Lahar, yang saat ini sudah berusia 67 tahun. Diusia senjanya, Yumler Lahar menikati hidup dengan cara menjadi petani sawit di Dhamasraya. Suami dari Delmiwati ini, menyebutkan bahwa kunci sukses hidup adalah hati harus bersih dan rajin berolahraga.
“Kalau hati kita bersih dan tidak suka syirik, maka insyaallah kita akan disenangi oleh manusia dan sang pencipta. Selain itu, kita jangan banyak mengeluh,” cetus Yumles Lahar.

Pihaknya berpesan kepada para pemimpin di Sumbar, berbuatlah yang terbaik untuk masyarakat.
“Kita itu pemimpin yang sudah diberi amanah oleh rakyat. Jadi kita harus jawab kepercayaan itu dengan eksen nyata. Kelolalah uang rakyat dengan baik untuk kemakmuran rakyat secara keseluruhan, bukan untuk golongan,” pungkas Yumler Lahar (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda