Wakil Bupati Solok Apresiasi Pemuda Rantau Yang Ingin Mengabdi di Kampung

0
450

SOLOK, JN- Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, membeti Apresiasi yang tinggi kepada pemuda yang sukses di kampung orang dan ingin mengabdi untuk membangun kampung halaman sendiri.
“Memang hal seperti itulah yang kita harapkan, perantau dan anak muda Minang yang sudah yang sudah sukses di rantau orang, jangan lupa pula untuk peduli membantu kampung halaman,” cetus H. Yulfadri Nurdin, SH, saat menerima kunjungan tokoh pemuda Nagari Koto Sani,  Kecamatan X Koto Singkarak, Trio Karno Vivo, Minggu (28/6) di Solok.


Menurut Wabup, Yulfadri Nurdin, pada intinya pihaknya mengimbau seluruh generasi muda yang ada di Kabupaten Solok ataupun yang ada di rantau untuk ikut bersama membangun kampung halaman sendiri.
     “Rasa cinta terhadap kampung halaman harus terus dipelihara oleh generasi muda Minang sebagai tongkat estafet pembangunan di masa yang akan datang. Pemuda sejak dulu sudah terlatih untuk merantau dan nanti setelah sukses mereka pulang ke kampung halaman,” terang H. Yulfadri Nurdin.
Ditambahkan Yulfadri Nurdin, kebiasaan orang Minang dalam hal merantau sudah berlangsung lama, hal tersebut dilandasi keinginan untuk menimba ilmu maupun untuk memperbaiki nasib di negeri orang. Namun sejauh-jauh orang Minang merantau, mereka tidak pernah lupa kampung halaman.
Sebagai anak muda atau sebagai pelopor perubahan (Agent of change) yang telah sukses di negeri orang, diminta kembali ke tanah kelahirannya dan ikut serta dalam membangun kampung halaman.

Vivo dan isteri

Wabup juga mengucapkan terimakasih kepada tokoh pemuda Koto Sani, Trio Karno Vivo, yang ikut peduli dengan kemajuan kampung halamannya. Apalagi Trio Karno Vivo, suka menolong antar sesama dan ikut membantu perbaikan akses jalan yang rusak serta selalu berkoordinasi dengan para pemuda di kampung.

Perantau asal Jorong Ujung Ladang, Nagari Koto Sani yang selama ini sukses di Provinsi Riau dan rendah hati ini, berencana ingin menetap di kampung halaman. Bahkan usai lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah kemaren, Trio Karno Vivo juga sudah langsung membuka usaha toko bahan bangunan atau toko material di Sumani yang dekat dari kampungnya.
 “Generasi muda harus meneladani sikap dan komitmen para tokoh dan senior yang telah bahu membahu membangun dan menjalankan organisasi  perantau dengan baik dan peduli dengan kampung halaman. Jadi saya ingin hidup bermanfaat bagi sesama dan bisa andil dalam membangun kampung,” tambah pemuda yang akrab dipanggil Vivo itu.

Pihaknya juga mengajak dan meminta agar senior-seniornya yang telah sukes di perantauan agar dapat balik kampung, membangun kampung halamannya.

Kepada sanak saudaranta yang telah sukses di perantauan diharapkan pulang kampung, karena Vivo  melihat sudah banyaknya anak muda Koto Sani yang eksis di perantauan namun mereka belum begitu berperan membangun kampung halaman dan tanah kelahirannya sendiri (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here