Butuh Bantuan Dermawan: Balita Keluarga Miskin ini Tubuhnya Terus Mengecil

0
256

PAYAKUMBUH, JN- Tentuya, tidak ada yang menyangka, jika di sebuah rumah kayu berukuran kecil juga dimanfaatkan sebagai warung berada di Simpang Empat, Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, hidup sepasang suami istri yang telah dikarunia seorang anak laki-laki yang diberi nama Muhammad Riski (5 tahun).

Awalnya, kehidupan pasangan rumah tangga bernama Yusril (44 tahun) dan Sesmawati (38 tahun), cukup bahagia karena telah dianugerahi oleh Allah SWT seorang anak laki-laki yang menemani kehidupan mereka.

Namun kebahagiaan pasangan yang hidup pas-pas ini, menjadi terusik setelah 6 bulan kemudian, anak satu-satunya yang mereka sayangi itu menderita sakit dimana jenis penyakitnya tidak mereka ketahui.

Meski telah melakukan pengobatan ke rumah sakit di Payakumbuh dan RSUD Ahmad Muktar di Bukiitinggi, serta obat alternatif, kondisi Muhammad Riski justru makin parah. Berat badannya kian turun, nafas sesak dan kaki serta tangan kian mengecil.

Awalnya, ungkap Sesmawati anak yang dilahirkannya itu dalam keadaan normal, meski tidak menangis saat pertama kali melihat dunia ini. Namun 6 bulan kemudian, Riski mulai sesak nafas tubuhnya terus mengecil.

“ Saat ini, kami hanya bisa pasrah. Selain karena tidak ada biaya, kaki juga tidak tahu penyakit apa yang diderita putra kami ini,” sebutnya wanita negeri asal Kabupaten Agam ini.

Sesmiwati juga memelas, dengan kondisi suaminya yang hanya bekerja sebagai pekerja sebagai buruh di pabrik makanan ringan kipang, semakin berat bagi keluarganya untuk bisa kembali membawa Muhammad Riski untuk menjalani pengobatan dan perawatan di rumah sakit.

“ Jika harus kembali membawa Riski untuk menjalani pengobatan di rumah sakit, kami tidak ada biaya karena ekonomi kami hanya pas-pasan. Apalagi untuk membayar iuran BPJS, termasuk biaya untuk mendampingi Riski selama menjalani pengobatan nantinya,” tutur wanita itu membathin.

Kini, selain terus berharap bagi kesembuhan putra satu-satunya itu, Sesmiwati juga berharap adanya ‘tangan Tuhan’ yang menggerakan hati dan peduli untuk meringankan beban yang derita Muhammad Riski. (dst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here