Bocah Kelas I SD Dicabuli Saat Nonton Televisi

0
220

LIMAPULUH KOTA, JN- Entah setan apa yang merasuk dalam pikiran pemuda berinisial IJ (20 tahun) warga Jorong Koto Tuo, Nagari Koto Lamo, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, pria itu nekad mencabuli seorang bocah perempuan kelas I SD yang merupakan tetangganya sendiri. Akibatnya, pria yang bejad ini harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejadnya di balik kandang situmbin Polres Limapuluh Kota.

Kepada penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Limapuluh Kota, pemuda yang hanya mengenyam pendidikan di bangku SD selama tiga hari itu mengaku khilaf mencabuli korban sebut saja nama Bunga (7)

Menurut pengakuan tersangka kepada penyidik, saat itu korban datang untuk bermain di rumahnya. Ketika itu korban Bunga datang untuk bermain ke rumah tersangka ditemani adik laki-lakinya yang masih berusia 5 tahun.

Di rumah tersangka yang hanya berjarak beberapa meter dari rumahnya, korban menonton televisi sambil mencari kutu adiknya. Sementara tersangka juga ikut menonton televisi. Tak berselang lama, tersangka memanggil korban dengan alasan akan mencarikan kutunya.

Korban yang tidak menaruh curiga, akhirnya menuruti kemauan tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai petani tukang kampo gambir itu. Hingga akhirnya tersangka yang sudah kesetanan itu mencabuli korban dihadapan adik korban yang masih duduk menonton televisi. Apalagi saat itu, rumah tersangka dalam keadaan sepi, sehingga ia leluasa mencabuli tersangka.

Namun belakangan, aksi bejad tersangka diketahui kelaurga korban, hingga ia dilaporkan ke Polisi dan dibekuk.

“ Benar, kita membekuk tersangka IJ karena diduga melakukan pencabulan terhadap korban yang juga tetangganya. Tersangka kita bekuk di kawasan Rimbo Sajuak, Gunuang Malintang, saat dia hendak pulang ke rumah,” ujar Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther didampingi Kasubag Humas, AKP. Yuhelman dan Dantim Buser, Bripka. Bainur, Selasa (24/9).

AKP. Anton Luther yang memimpin penangkapan tersangka pada Senin sore sekitar pukul 16.00 Wib itu juga menambahkan, aksi bejad tersebut dilakukan tersangka IJ di rumahnya Jumat (20/9) sekitar pukul 13.00 Wib.

Atas perbuatannya, tersangka IJ terancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun karena melanggar Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sementara tersangka IJ saat menjalani pemeriksaan menyebutkan bahwa ia mengaku khilaf saat mencabuli korban, saat itu ia tergoda adegan film di salah satu telivisi.

“ Saya khilaf, Pak. Saya tergoda karena melihat adegan di Televisi, sehingga saya panggil korban dengan alasan akan mencari kutunya lalu saya cabuli,” ujarnya menyesal.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka IJ dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Limapuluh Kota kawasan Ketinggian Kecamatan Harau. (dst)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda