Bandar Narkoba Asal Pekanbaru, Tewas Didor di Depan Polres

0
721

LIMAPULUH KOTA, JN- Bak film spy, aksi tembak-menembak mewarnai penangkapan bandar narkoba asal Kota Pekanbaru, Riau bernama Yudi (32 tahun) di jalan raya negara Sumbar-Riau, tepatnya di depan Mapolres 50 Kota di kawasan Ketinggian Sarilamak, Kecamatan Harau, Sabtu pagi (7/9) sekitar pukul 9.30 WIB.

Bersama tersangka Yudi yang tewas di Tempat Kejadian Perkara, (TKP) setelah diberondong peluru anggota Polisi yang menghadang tersangka, dibekuk pula seorang teman perempuannya bernama Wela Hasan (27 tahun) warga Jalan Hangtuah Ujung, Kota Pekanbaru, Riau yang juga mengalami luka tembak pada tangan kanannya.

Kapolres 50 Kota, AKBP. Haris Hadis didampingi Wakapolres Kompol. Abduh Syukur Felani, Kasat Resnarkoba, Iptu. Hendri Has, Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther, Kasubag Humas serta sejumlah perwira yang terlibat langsung dalam penghadangan tersangka menyebutkan bahwa, aparat kepolisian Polres 50 Kota terpaksa menembak mati tersangka Yudi, karena berusaha melakukan perlawanan dan mengacungkan senjata api kepada anggota polisi saat dia hendak disergap.

“Tersangka memakai senjata api jenis FN berupaya melawan saat akan disergap,” kata AKBP. Haris Hadis kepada KORAN PADANG memberi keterangan di Mapolres setempat.

Diungkapan AKBP Haris Hadis, penghadangan terhadap bandar narkoba asal Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau itu, bermula dari kegiatan razia rutin yang digelar Polsek Pangkalan, Sabtu pagi (7/9) sekitar pukul 8.00 WIB.

Saat tersangka YD dengan mobil Honda Jazz warna putih bernomor polisi BM 1516 SF melintas dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh, tidak mau menghentikan kendaraannya ketika distop anggota Polsek Pangkalan yang tengah melakukan razia.

Tersangka bukannya berhenti, malah langsung tancap gas sambil mengacungkan senjata api dan mengancam pengendara lain yang menghalangi kendaraannya. Tak pelak, aksi kejar-kejaran pun terjadi dan mobil tersangka terus melaju dengan kencangnya menuju arah Payakumbuh.

Tak mau tersangka lolos, aparat kepolisian Polsek Pangkalan kemudian meminta bantuan kepada anggota Polres 50 Kota, untuk melakukan pengcegatan di depan Mapolres setempat.

Mendapat laporan dari anggota Polsek Pangkalan, Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis memerintahkan anak buahnya untuk memblokade jalan raya negara yang berada di depan Mapolres 50 Kota di kawasan Ketinggian, Nagari Sarilamak, Harau.

“Selang satu jam kemudian, mobil Honda Jazz warna putih yang dikemudikan tersangka melaju dengan kecepatan tinggi di jalan raya depan Mapolres 50 Kota. Namun ketika berusaha di stop aparat kepolisian, tersangka tak mau menghentikan kendaraannya menabrak mobil Kijang Avanza yang berada didepannya,” sebut AKBP Haris Hadis.

Dijelaskan AKBP Haris Hadis, meski polisi yang mencegatnya sudah memberikan beberapa kali tembakan peringatan, namun tersangka tidak menggubris. Sambil mengacungkan senjata api tersangka berupaya menerobos dan menabrak 2 mobil Kijang Avanza, satu Toyota Razz dan satu truk Colt Disel yang berada didepannya, untuk kemudian berhasil dicegat dan dilumpuhkan dengan tembakan.

Diakui Kapolres AKBP Haris Hadis, dalam penghadangan itu tersangka YD tewas di TKP setelah tertembak pada bagian leher dan tembus pada tengkuknya. Sedangkan teman wanitanya Wela Hasan terkena peluru di tangan sebelah kanan.

Setelah berhasil melumpuhkan tersangka, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap mobil tersangka. Dari dalam mobil tersebut ditemukan sekitar 400 gram narkoba jenis sabu-sabu dibungkus plastik, 1 timbangan digital dan sepucuk senjata api laras pendek jenis FN.

“ Jasad YD sudah kita bawa ke RS Bhayangkara di Padang untuk otopsi. Proses penyelidikan selanjutnya, kita tunggu perkembangan,” ungkap Kapolres AKBP Haris Hadis.

Sementara saat dilakukan pemeriksan terhadap Wela Hasan kepada penyidik menyebutkan bahwa dia tidak tahu menahu soal narkoba jenis sabu-sabu seberat 400 gra yang ditemukan di dalam mobil Hinda Jazz yang dibawa tersangla YD.

Namun demikian, wanita yang mengaku sudah punya dua orang anak itu menyebutkan bahwa, dia bersama tersangka Yudi bareng 5 teman lainnya sempat nyabu di sebuah hotel di Kota Pekanbaru sebelum bertolak ke Sumatera Barat. (dst)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda