Wabup Solok Himbau Walinagari Agar Pro Aktif Sosialisasikan Bahaya Covid-19 ke Masyarakat

0
355

SOLOK, JN- Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, menghimbau seluruh Walinagari di Kabupaten bumi penghasil buah markisa tersebut, untuk Pro Aktif dalam mensosialisasikan masalah bahaya Covid-19 ke Masyarakat.

Sebab saat ini masih banyak masyarakat awam yang belum memahami tentang bahaya covid-19 tersebut.
“Kita meminta kepada seluruh walinagari, pemuda, Kepala jorong dan, tokoh masyarakat serta juga bidan desa, untuk tidak bosan-bosannya mensosialisasikan bahaya covid-19 ini,” harap Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, saat menggelar rakor dengan para walinagari dan dinas terkait, pada hari Senin (6/4), bertempat di Ruang Solinda, kantor Bupati Solok.
Wabup juga menyerukan himbauan Bupati Solok, agar masyarakat mematuhi seluruh aturan yang sudah disampaikan pemerintah, seperti tidak dulu menggelar salat Jum’at di Masjid, menunda pesta atau ‘baralek’, termasuk larangan berkumpul dengan jumlah banyak. Selain itu, masih ada saja masjid di nagari-nagari yang masih menggelar salat Jum’at dan juga melangsungkan pesta pernikahan.
“Mari semua yang hadir untuk segera mengingatkan warga tentang himbauan ini. Corona bukan masalah main-main, tetapi kita juga tidak perlu terlalu cemas selama kita mengikuti prosedur yang sudah ditentukan, seperti cuci tangan dan pakai masker serta menjaga jarak,” sebut H. Yulfadri Nurdin, SH.

Saat ini Pemkab Solok sangat serius bagaimana Kabupaten Solok selamat dari kepungan wabah covid yang sangat mewabah dan setiap hari korban berjatuhan.
“Kita sama-sama sepakat untuk memutus mata rantai penularan covid 19 ini. Kalau ingin memutus penularan, kita tentu harus siap melaksanakan berbagai himbauan dan berbagai intruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada masarakat,” tambah H. Yulfadri Nurdin.
“Bupati sudah memerintakan kepada walinagari agar di pertegas tidak ada lagi sholat Jumat dan sholat 5 waktu secara berjamaah di masjid untuk semetara waktu. Hal ini guna mencegah dan memutus mata rantai penularan covid 19 di Kabupaten Solok,” sebut H. Yulfadri Nurdin.
Saat ini Pemkab Solok sudah membentuk satgas dan Pemkab juga sudah mengeluarkan intruksi kepada Wali Nagari dan di setiap nagari sudah ada satgas atau satuan tugas efektif yang mengawal dan mengeliminir penularan covid 19.  
“Hal ini semua dilakukan dan sudah kita buat anjuranya, sudah kita buat edaranya dan itu sudah sering kita himbau. Dan ini salah satu saran dalam kita rapat pada hari ini,” sebut H. Yulfadri Nurdin (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here