Tumpukan Sampah “Berkatai-katai” di Perumnas Atas Koto Baru

0
177

SOLOK, JN-Tumpukan sampah di Perumnas Atas Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, dalam beberapa hari terakhir, sudah berantakan atau “berkatai-katai” dan sudah menimbulkan keresahan terhadap warga sekitar karena tidak terurus dan juga sudah menimbulkan bau tidak sedap.

“Ya benar, kalau cuaca hujan begini, bau sampah sangat menyengat dan sangat mengganggu hidung kita yang tinggal di sekitar lokasi Perumnas ini dan juga sangat berbahaya untuk kesehatan dan anak-anak, ” ucap Jerzi (35), salah seorang warga Perumnas Atas, kepada Koran Padang, Minggu (7/7).

Disebutkan Jerzi, tumpukan sampah yang tidak terurus sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.
” Kami tidak tau apa penyebab sampah ini tidak diangkat oleh orang KLH, padahal iyuran sampah dari warga sudah kami setorkan,” tambah Jerzi lagi.

Biasanya menurut Jerzi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok menarik sampah rutin dari lokasi Perumnas atas. Entah apa masalahnya, pihak kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, tiba-tiba dalam beberapa hari ini sampah dari Perumnas atas Koto Baru dibiarkan menumpuk. “Setoran sampah dari warga sudah kami setorkan, tetapi pihak KLH, hingga kini belum juga menarik sampah dari Perumnas atas Koto Baru, ” tutur Jerzi.

Selain itu, tumpukan sampah berupa bangkai binatang juga ada yang dibuang di lokasi tersebut, sehingga banyak warga yang merasa tidak nyaman dalam rumah. “Saya meminta tolong kepada pihak terkait mencarikan tempat lain untuk menempatkan bak penampungan sampah agar bak sampah didalam Komplek Perumnas agar bau tidak sedap bisa dihindarkan,” tambahnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan warga Perumnas lainnya, Mardi (45), bahwa kejadian ini juga pernah terjadi sekitar enam bulan lalu dimana bak sampah ditarik dari Perumnas atas. Waktu itu disebabkan setoran sampah tidak dibayar. Tetapi kini kan kami sudah melunasinya, ” sebut Mardi.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, Yasral, ketika dihubungi media ini belum bisa nemberi jawaban karena HP yang bersangkutan tidak aktif. Saat dihubungi via pesan khusus di medsosnya, juga belum memberi jawaban.

Informasi yang dihimpun dari salah seorang Staf KLH yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa penyebab sampah dalam Seminggu terakhir tidak diangkat dari Perumnas Atas adalah karena Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Solok sedang ada masalah internal, namun pihaknya mengaku tidak tau masalah apa. Selain itu katanya juga sedang ada pemeriksaan khusus di Dinas KLH. ” “Bendahara kami sedang ada pemeriksaan khusus. Jadi untuk proses keuangan agak sedikit terkendala,” sebutnya.

Sementara Walinagari Koto Baru, Afrizal, K, juga berjanji akan mencoba mencarikan solusi masalah tersebut.
“Kita akan mencoba membahas hal ini secepatnya dengan warga Perumnas dan pihak KLH agar tidak berlarut-larut, ” pungkas Afrizal (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda