Sampah Berserakan di Pasar Talang dan Sepanjang Jalan Nagari Koto Gaek Guguak

  • Whatsapp

SOLOK, JN-Volume sampah di Pasar Tradisionil Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, hingga saat ini masih menumpuk dan belum diangkat oleh pihak terkait.

“Sudah hampir Delapan bulan tumpukan Sampah terdapat di Pasar Talang ini dan sangat mengganggu kesehatan kami sebagai warga yang tinggal di sekitar sini. Kami juga sudah lapor ke Bapak Walinagari, tetapi hingga belum ada solusinya, ” sebut As (48), warga Talang, Senin (12/8).

Selain menyemburkan aroma tak sedap, setiap saat kesehatan anak-anak juga bisa terganggu. As berharap, agar tumpukan sampah itu segera diangkat, sebelum mendatangkan penyakit.

Selain di Pasar Talang, tumpukan sampah juga terdapat di Ruas Jalan Baru dari Pintu Angin Lubuk Selasih menuju Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, menjadi sasaran empuk bagi masyarakat yang tidak bertanggung jawab untuk lokasi pembuangan sampah.

Sampah dibuang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga menimbulkan polisi dan bau tidak sedap bila melintas di daerah tersebut.
Tumpukan sampah yang dibuang dalam berbagai tempat seperti karung dan kardus, tampak berserakan di ruas jalan tersebut, sehingga menimbulkan bau tidak sedap bagi pengendara dan warga yang melintas di sana. “Ini sudah perlu perhatian serius KLH Kabupaten Solok dan juga pemerintah nagari dan kecamatan yang bertetangga. Kalau dibiarkan berlarut-larut, pasti akan menimbulkan penyakit,” jelas Mardi (50, kemaren. Tumpukan sampah sepanjang jalur tersebut, tidak hanya merusak pemandangan tapi juga akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Bahkan di jalur tersebut juga sudah ada tulisan, dilarang membuang sampah sepanjang jalan ini, namun tidak diindahkan oleh masyarakat.

Tokoh masyarakat Koto Gaek Guguak ini juga berharap kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya, atau mebakar sampah plastik dan sampah bekas sayur atau yang lainnya. “Kalau dibiarkan begini, maka nanti yang akan kena penyakit juga masyarakat kita. Untuk itu, kita harapkan KLH Kabupaten Solok turun tangan ke sini,” terang Mardi. Bahkan menurut Mardi, dirinya bersama tokoh masyarakat setempat, sudah memasang spanduk dilarang membuang sampah di sana, namun masih saja ada yang membandel.

Selain di sepanjang Jalur Pintu Angin menuju Koto Gaek, tumpukan sampah juga terdapat di Jalur Sungai Nanam menuju Kubang Nan Duo, lsepanjang jalur Alahan Panjang menuju Air Batumbuk dan di beberapa titik di jJalan Simpang Tanjung Nan Ampek (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *