Penggerakan Masyarakat Dalam Rangka Implementasi Germas

0
96

SOLOK, JN– Bupati Solok yang diwakili Asisten Ekbang Kesra atau Asisten  II, Drs. Aliber Mulyadi, menghadiri acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang dilaksanakan di lapangan bola kaki Jorong Tabek Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Rabu (17/10).

Selain Bupati Solok, acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Windes Novel, S.Km. MM, Kepala SOPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, Camat Hiliran Gumanti, Syafrudin, unsur Forkomcam Kecamatan Hiliran Gumanti beserta wali nagari se kecamata Hiliran Gumanti.

 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Lida Atica Alvi , S.km. M.km dalam laporannya menyampaikan bahwa gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), dilakukan sebagai penguatan upaya promotif dan preventif masyarakat yang bertujuan untuk menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular baik kematian maupun kecacatan. Sementara kegiatan Germas tahun 2018 bertitik fokus pada 5 kegiatan yakni melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, mengonsumsi sayur dan buah setiap hari, tidak merokok dan menggunakan jamban sehat. Sementara bentuk kegiatan sebagai implementasi germas pada hari ini adalah Senam massal, Makan buah bersama, Pemeriksaan kesehatan dan penampilan senam cerdik dan CTPS dari anak sekolah.

 

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Windes Novel, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa germas sudah di canangkan Presiden RI di seluruh Indonesia. Germas adalah implementasi dari prioritas pembangunan nasional, khusus dari bidang kesehatan germas merupakan program pokok. “Kami berharap kepada semua SOPD untuk dapat melaksanakan program germas. Di  Tahun 2017 hanya 2 fokus pendanaan yakni di Kabupaten Solok dan Sijunjung, sedangkan di tahun 2018 ini, Germas dilaksanakan Kabupaten Dharmasraya, Pesisir Selatan dan Kabupaten  Pasaman,” jelas Windes Novel.

 

Sementara Asisten Ekbang Kesra Kabupaten Solok, Drs.Aliber Mulyadi dalam arahannya menyebutkan bahwa saat ini dengan semakin meningkatnya proporsi dan jumlah penduduk dewasa dan lanjut usia yang rentan terhadap penyakit degeneratif yang menyebabkan tingginya kebutuhan biaya masyarakat akan pelayanan kesehatan terutama rujukan ke RSUD hal ini akan menambah beban pada pembiayaan kesehatan negara. “Pada dasarnya pencegahan penyakit menular maupun tidak menular sangat tergantung pada prilaku individu didukung dengan kualitas lingkungan, peningkatan pelayanan kesehatan dan menciptakan sumber daya kesehatan yang berkualitas,” jelas Aliber Mulyadi.

Disebutkannya, bahwa gerakan Germas merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran,dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

“Kita sangat mengharapkan peran OPD dan lembaga lain nya juga ikut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat.mulai dari individu,keluarga,dan masyarakat dalam mempraktekkan pola hidup sehat,” pungkas Aliber Mulyadi (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda