Pemkab Solok Harus Lebih Serius Perhatikan Sektor Kesehatan dan Pendidikan

0
76

SOLOK, JN- Ketua DPRD kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, menyebutkan bahwa pihaknya mendukung penuh program Bupati Solok yang Empat Pilar, terutama masalah kemajuan dunia pendidikan dan pemerintahan yang baik dan bersih.
“Saya mempelajari bahwa program Bupati Solok yang Empat Pilar termasuk masalah ANS-SBK sangat baik. Beliau akan fokus ke pendidikan, sebab pendidikan kunci sukses majunya sebuah daerah. Kalau orang atau masyarakatnya pintar, otomatis Kabupatennya akan maju dengan sendirinya,” jelas Jon Pandu, Senin (4/11). Selain pendidikan, faktor kesehatan juga akan mendapat prioritas di Kabupaten Solok, sejalan dengan program pertanian dan pariwista. “Semua program Empat Pilar itu bagus, saat ini tinggal bagaimana SKPD mendukung program tersebut. Jadi saya sarankan, agar beliau hati-hati menempatkan Kepala Dinas dan itu harus mendukung program beliau agar tidak tinggal slogan saja,” jelas politisi dari Partai Gerindra itu.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Lucki Efendi, juga menyebut bahwa program Bupati Solok yang priode 2005-2010 semasa Bupati Gusmal dan Desra Ediwan, disempurnakan menjadi Program Empat Pilar, saat duet dengan Wakil Bupati Yulfadri Nurdin, dinilai cukup baik dan bersentuhan dengan kepentingan masyarakat banyak.
“Hanya saja perlu dievaluasi lagi, sejauh mana penerapan Program Empat Pilar itu sudah berjalan di Kabupaten Solok. Apakah sektor pendidikan, Kesehatan, Pemerintahan yang baik dan bersih itu benar-benar sudah jalan. Itu yang perlu dievaluasi, ” sebut Lucki Efendi.

Politisi muda dari Partai Demokrat ini, juga masih menyoroti bidang Kesehatan, dengan masih lemahnya pelayanan di RSUD Arosuka, karena tim medis dan pelayanan yang dianggap melayani masyarakat asal-asalan. “Saya masih sering masih sering mendengar buruknya pelayanan di RSUD arosuka karena masih banyaknya person yang bekerja setengah hati. Padahal pelayanan kesehatan bagi warga di sebuah rumah sakit sangat penting, ” sebut Lucki Efendi.
Selain itu, Lucki juga menyoroti masih banyaknya sekolah yang sarana dan prasarana pendidikanya yang masih kurang, seperti atap bocor, bangku rusak dan kekurangan toilet.
” Tidak usahlah kita bicarakan sekolah yang jauh dari pusat kota, sebagai contoh di SMP Negeri 3 Gunung Talang saja yang dekat dari pusat kota Kabupaten kondisinya seperti itu, ” sebut Lucki Efendi.

Selain Jon Firman Pandu adan Lucki Egendi, nggota DPRD Kabupaten Solok lainnya, Yetty Aswaty Garende dari Fraksi Golkar, juga mendukung Program Bupati Solok dengan Maghrib Mengaji dan subuh berjamaah. “Kalau hal ini bisa jalan, maka Kabupaten Solok juga akan menjadi Serambi Makkah di Sumbar. Sebab saat ini masyarakat kita sudah banyak yang tidak lagi suka meramaikan masjid dan membaca Al Qur’an. Jadi kalau imanya mengajarkan yang baik, maka makmumnya diharapkan bisa mendukung,” jelas Yetty Aswaty.
Seperti halnya Jon Firman Pandu dan Lucki Efendi, Yetty Aswaty juga meminta Pemkab Solok untuk lebih fokus memperhatikan pelayanan kesehatan di Puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Solok dan di RSUD arosuka yang dinilai masih lemah dan masih banyak dikeluhkan warga.
“Kalau pelayanan di Rumah Sakit sudah oke, baik tim medis atau sarananya, maka saya optimis RSUD arosuka nantinya akan menjadi RSUD pilihan bagi warga Solok dan sekitarnya, ” pungkas Yetty Aswaty (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda