Masyarakat dan DPRD Berharap Taman Tugu Ayam Dilengkapi Toilet Umumnya

0
68

SOLOK, JN-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, meminta pemerintah Kabupaten Solok untuk segera melengkapi taman tugu ayam dan Taman Hutan Kota Wisata Terpadu, Sukarami, dengan sarana dan fasilitas toilet umum.

“Saya melihat di Tugu Ayam Arosuka dan Taman Hutan Kota Wisata Sukarami, belum memiliki fasilitas WC umum, sehingga warga masyarakat yang berkunjung ke sana kesulitan untuk mencari tempat buang air keil dan besar,” jelas Jon Firman Pandu, Senin (4/2). Jon Firman Pandu menilai, toilet ini harus disediakan pemerintah dalam rangka menyediakan layanan publik yang maksimal. Selain itu juga dalam rangka menjaga kebersihan taman kota dan seitarnya agar terjaga dari keyamanan pengunjun

Disebutkan Jon Pandu bahwa di sekitar taman Tugu Ayam dan Taman Hutan Kota Wisata itu belum didukung ketersediaan toilet umum, padahal kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas warga, terutama siang hingga malam hari bersama keluarga.

“Saya tidak bisa membayangkan, bila ada anak-anak yang kebelet pipis atau buang air besar, pasti orang tuanya tidak segan-segan meminta anaknya untuk buang air di sana saja, sebab memang tidak tersedianya fasilitas toilet di Taman tersebut,” tutur politisi dari Partai Gerindra itu.

Sementara, Firmansyah, anggota DPRD Kabupaten Solok dari Partai Hanura, juga sependapat dengan Jon Firman Pandu bahwa semua taman yang ada di Kabupaten Solok harus memiliki toilet umum dan kalau bisa dianggarkan di Dinas Pariwisata.

“Memang terasa sangat merepotkan, saat kita berada di taman tiba-tiba merasa ingin buang air, sementara tidak adanya toilet umum membuat banyak warga sembarangan buang air kecil. Bayangkan jika tiba-tiba kita merasa ingin buang air besar tapi tidak ada toilet di sekitar situ. Ini yang juga banyak dikeluhkan warga pengunjung taman,” jelas Firmansyah.

Sementara salah seorang pengunjung Taman Tugu Ayam, Siin (30), warga Dusun 4 Jorong Kayu Aro, juga berharap Pemkab Solok segera menyediakan fasilitas WC umum di objek wisata Taman Tugu Ayam dan THKW Sukarami.

“Saya melihat bahwa banyak pengunjung buang air kecil sembarang tempat di Taman, karena tidak adanya toilet umum di sana. Jadi alangkah baiknya hal ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah,’ tutur Iin.
Siin pun berpendapat bahwa dalam rangka menjaga kebersihan lokasi, toilet umum serta menambah pekerjaan bagi warga, setiap toilet harus dibangun permanen yang nantinya akan dijaga satu warga.

“Untuk memastikan kebersihan, setiap toilet yang dibangun harus dijaga dan dikenakan biaya sewajarnya dimana biaya digunakan untuk operasional penjagaan kemanan dan kebersihan,” pungkas Iin (wandy).

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda