TdS Tahun 2017 Akan Digelar Bulan Oktober

0
1265

 

SOLOK, JN-Event kelas internasional berupa Tour de Singkarak (TdS) tahun 2017, rencananya akan digelar tanggal 10 hingga 18 bulan Oktober  mendatang. Jika biasanya TdS digelar diawal atau dipertengahan tahun, namunTdS kali ini dengan banyk pertimbangan, termasuk karena masa transisi pemerintahan, maka TdS diselenggarakan pada bulan Oktober.

TdS yang diselenggarakan untuk yang ke-9 kalinya ini, sudah diselenggarakan sejak tahun 2009 dengan melintasi hampir seluruh wilayah tingkat dua, baik Kabupaten maupun kota di Sumbar, kecuali Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Event resmi balap sepeda kelas internasional ini, menurut Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra, terlaksana berkat kerja sama Kementerian Pariwisata RI, Persatuan Balap sepeda internasional atau Union Cycliste International (UCI),  Dinas pariwisata daerah, serta Amaury Sport Organisation yang menjadi penyelenggara Tour de France di Perancis. “Kita di Sumbar sangat beruntung karena event TdS ini diikuti oleh pembalap tangguh dunia dan juga disorot oleh media internasional untuk ditayangkan ke seluruh dunia, dimana akan menjadikan ajang promosi sekaligus perkenalkan Sumbar dan Indonesia ke mata dunia,” jelas Yandra, Kamis (6/7). Dijelaskan Yandra, untuk TdS tahun 2017 ini, khusus Kabupaten Solok akan dilintasi tiga kali oleh peserta TdS dengan satu titik start bertempat di Danau Singkarak pada  etape 4 pada tanggal 13 Oktober. TdS akan dibuka di kota Padang tanggal 10 bertempat di Pantai Muaro Lasak dengan melingkari kota Padang. Sementara Kabupaten Solok akan dilintasi peserta TdS, pada etape yang rencananya star dari Pesisir Selatan menuju Solok Selatan dan star dari Padang Panjang menuju kota Solok. Jika pada TdS pertama tahun 2009 jarak tempuh keseluruhan peserta TdS di Sumbar hanya menempuh lintasan sepanjang 464,7 KM, maka tahun 2016 lalu menempuh jarak 1.100 KM, karena jarak tersebut terus ditambah dengan masuknya jumlah wilayah Kabupaten/ kota yang dilalui.  “Untuk musim balapan 2017 ini, seluruh Kabupaten dan kota sudah menyatakan kesiapannya untuk menyambut para rider TdS 2017, termasuk Solok Selatan yang tahun lalu tidak ikut. Kita berharap ajang TdS ini bisa menjadi pusat promosi wisata untuk lebih memperkenalkan Kabupaten Solok ke dunia luar,” jelas Yandra.

 

Sementara anggota DPRD Kabupaten Solok, Septrismen, berharap agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok, serius melaksanakan alek balap sepeda dunia, berupa Tour de Singkarak (TdS), yang sudah menjadi agenda tahunan dari Kementerian Pariwisata RI. Apalgi menurutnya, tahun ini Kabupaten Solok dipercaya menjadi titik start etape 4 dan juga akan dilintasi beberapa kali. “Untuk itu kita berharap agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok, sejak dini giat mempromosikan event TdS ini, apalagi kita akan menjadi titik start etape 4,” jelas Septrismen.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin, SH bahwa nantinya sebulan menjelang TdS, Dinas Pariwisata juga harus giat mempromosikan TdS dengan cara memasang spanduk di jalur utama dan mengajak nagari terutama yang dilintasi untuk berperan aktif. “Saya berharap jangan sampai ada orang Kabupaten Solok yang tidak lagi tau apa itu TdS,” jelas Yondri Samin (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here