Bupati Gusmal Lepas Start TdS Etape Tiga di Dermaga Singkarak

0
94

SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, hari Selasa (6/11), melepas start peserta Tour de Singkarak (TdS) Etape III, dari Dermaga Danau Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Acara pelepasan start para pembalap TdS Etape III yang diikuti oleh 26 negara di dunia, dilepas Bupati Solok sekitar jam 10.00 Wib, dengan didampingi Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Aswirman, Kadis Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra Prasat, para Kepala OPD di Pemkab Solok, para Camat dan Walinagari se Kabupaten Solok, unsur Forkompimda di Kabupaten Solok dan undangan lainnya.

Pada Etape Tiga ini yang Start di Dermaga Singkarak dan finish di Istano Basa Pagaruyuang, sebanyak 95 pembalap dunia ikut ambil bagian meramaikan TdS.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra menyebutkan bahwa pada Etape III TdS tahun 2018 ini, akan menempuh jarak sejauh 150, 4 KM.  Pihaknya juga menyebutkan bahwa event TdS ini, telah masuk dalam kalender Union Cycling International (UCI) kategori Asia Tour 2.2. Sejak 2013 Amauri Sport Organisation (ASO) merekomendasi TdS menjadi kejuaraan mayor di Asia karena mampu menyedot lebih dari satu juta penonton. “Mari kita sukseskan TdS 2018 di Kabupaten Solok ini dan berlaku sopan kepada tamu yang datang dari negara asing agar kita tetap menjadi tuan rumah yang baik dimata internasional,” jelas Yandra.

Sementara Bupati Solok, sebelum  peserta TdS  Etape III di lepas, menggelar jumpa Pers dan berharap agar TdS kali ini akan berdampak dan mengundang minta wisatawan asing untuk datang ke Kabupaten Solok dan Sumbar. “TdS sudah berada pada peringkat ke Lima di dunia, dan hanya kalah dari setelah Tour de France  yang menyedot sekitar 12 juta penonton, sementara TdS tahun 2018 menyedot sekitar 6 juta penonton,” jelas Gusmal.

 

Dengan banyaknya jumlah penonton TdS, Gusmal menyebutkan bahwa TdS sangat efektif mempromosikan pariwisata Kabupaten Solok dan Sumbar. “Provinsi Sumbar merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia, khususnya dalam sport, culture, keindahan dan tourism,” sebut Gusmal. Alek atau penyelenggaraan sport tourism TdS 2018, menurut Gusmal akan memberikan dua dampak sekaligus seperti dampak langsung pada ekonomi masyarakat dan media value yang tinggi terhadap promosi pariwisata Sumbar secara nasional dan internasional. “Saat ini TdS saat ini telah berusia 10 tahun dan dalam pada Satu dekade ini, perhelatan akbar balap sepeda berupa TdS ini dapat menjadi salah satu ajang sport-tourism bergengsi di mancanegara,” jelas Gusmal.

Pada Etape III ini, selain akan melintasi objek wisata yang indah dan sangat potensial untuk dikembangkan seperti di Kabupaten Solok dan Tanah Datar, dimana peserta akan mengelilingi Danau Singkarak juga sudah menjadi ikon dari sport tourism TdS. Setiap tahun, angka kunjungan wisatawan di objek wisata ini terus meningkat. Etape III, akan melintasi titik atau rute yang menarik untuk dilintasi seperti di Sumani,  Saniang Baka, Paningahan, Muaro Pingai, Batu Taba, Simpang Kubu Karambia, Simabur, Pasar Batusangkar, Gedung Indojalito, dan Gedung Nasional, juga menawarkan keindahan dan kearifan lokal yang beragam.

Etape ke III hanya diikuti 95 pebalap, lantaran pada etape sebelumnya, ada dua pebalap yang tidak ikut start. Lima pebalap keluar di tengah jalannya perlombaan dan dua pebalap lagi didiskualifikasi.

Pada Etape III ini juga, para peserta akan melintasi beberapa  titik King Of Mountain yang terdapat di kawasan Malalo yakni di  Km 21,7 dan di Batipuh di Km 95 dan Pagaruyung di Km 120, serta dua titik tanjakan King of Mountain di Malalo pada km 15,8/ketinggian 418 m dan Batipuh di Mm 99,5/ketinggian 868 m. Pada Etape II yang start di Sijunjung menuju Damasraya lalu, pembalap asal negara Ukraina, yakni  Oleksandr Polivoda  dari Ningxia Sports Lottery-Lival Cycling Team, keluar sebagai juara (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda