Dua Orang Pelaku Begal Terhadap Remaja di Sumani Diciduk Polres Solok Kota

SOLOK, JN-

Jajaran Satreskrim Polres Solok Kota, akhirnya berhasil meringkus Dua orang pelaku begal terhadap remaja bernama Arif, hingga mengalami luka parah akibat senjata tajam, yang terjadi pada hari Minggu subuh, sekira pukul 04.00 Wib, usai menonton piala dunia.

Kedua orang pelaku yang diciduk masing-masing berinisial NA dan MM. Keduanya ditangkap karena telah melakukan tindak pindana pencurian dan penganiayaan terhadap Afif Falih Yorivanno (17), warga PPA Tanjung Harapan Kota Solok.

Menurut Kasat Reskrim Polres Solok AKP  Evi Wansri, SH, kedua pelaku ditangkap dirumahnya masih-masing di kawasan Kabupaten Solok,” ujar AKP Evi Wansri, kepada Koran Padang, Senin (12/12).

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatera KM 7 Jorong Kapuah Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Disebutkan Kasat Reskrim, pada saat kejadian, korban Afif hendak pergi nonton bareng piala dunia 2022 bersama temannya ke Kota Solok menggunakan sepeda motor dari Dermaga Singkarak,. Namun setelah sampai dilokasi tiba-tiba korban diberhentikan sekumpulan pemuda dan langsung melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan senjata tajam.

Baca Juga :
Terkait Demo Buruh SPAG di Pabrik Aqua Solok, Manajemen Janji Akan Selesaikan Secara Kekeluargaan

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada kepala dan tangan hingga dilarikan RS Tentara Kota Solok, untuk perawatan intensif” kata Evi Wansri.


Korban ditemukan warga Kapuh Sumani, yang hendak pergi Salat subuh ke Masjid.

Tidak hanya menganiaya, para pelaku ini juga mengambil handphone dan jam tangan milik korban dan kabur meninggalkan korban begitu saja.
“Pelaku juga melarikan sepeda motor korban dan meninggalkan sepeda motor tersebut sejauh lebih kurang 1 KM dari tempat kejadian perkara,”lanjut Evi Wansri.
Dijelaskan AKP Evi Wansri, para tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP, dimana mereka terlubat tindak pidana pencurian yang didahuli, disertai atau diikuti dengan kekerasan akan diancam hukuman penjara selama-lamanya Sembilan tahun.

Baca Juga :
Komunikasi Humanis Polisi Diantara Citra dan Reputasi Digelar Polres Padang Panjang

“Saat ini anggota kita masih mengembangkan kasus ini, apakah ada korban atau tersangka lain,” sebut AKP Evi Wansri (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.