Wanita Tangguh Ahli Bengkel di Kayu Aro Harus Berjuang Sendiri


SOLOK,  JN- Seorang wanita tangguh yang membuka bengkel di Jalan Lintas Sumatera KM 23 Arosuka atau sekitar 500 meter dari kantor Bupati Solok, saat harus berjuang sendiri semenjak ditinggal suami untuk selamanya, sekitar 6 bulan lalu.

Sebelumnya, sebut saja namanya Upik (42), bekerja membengkel bersama suaminya. Namun semenjak suaminya meninggal awal tahun 2022 lalu, Upik harus berjuang sendirian meneruskan usaha bengkel mobil milik mereka.
 Dulu semasa suaminya masih hidup, Upik dan almarhum Iyas, sama-sama ahli dalam urusan servis atau sama-sama berprofesi menjadi montir kendaraan. 
Keluarga ini sudah membuka bengkel sejak 20 tahun lalu dan hingga sekarang tetap bertahan. 
“Harus bagaimana lagi, anak saya masih kecil-kecil dan butuh biaya. Saya tidak mau larut dalam kesedihan dan saya harus kuat berjuang untuk anak-anak saya,” papar Upik, Senin (22/8).
Pihaknya mengaku sudah bisa membengkel membantu almarhum sejak 10 tahun lalu.


Bahkan saat ini Upik,  juga ahli menjadi montir,  mulai dari membuka pasang ban kendaraan besar dan kecil,  tambal ban hingga ahli dalam membawa kendaraan truck fuso.”Saya juga busa menyetir kendaraan besar seperti fuso dan lainnya, ” terang Upik.

Baca Juga :
Polda Sumbar gelar "Anugerah Kapolda Sumbar 2022", Penghargaan untuk Karya Jurnalistik


Awalnya,  Upik yang asli Silungkang,  Kota Sawahlunto,  hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Namun seiring waktu berjalan karena bengkel mulai ramai,  dirinya ikut membantu pekerjaan suami. “Ya dari pada cari pembantu atau karyawan,  makanya saya ikut membantu suami waktu itu. Dan alhamdulillah sampai sekarang sudah sudah lebih dari 10 tahun, bisa membengkel, ” sebut Upik.


Almarhum suaminya Iyas, merupakan  asli Kayu Aro, sudah dikaruniai  2 orang Anak  dan yang  paling besar baru kelas 4 SD. 
“Tuhan itu memang Maha Kaya. Asal manusia mau berusaha,  pasti akan ada rizki. Intinya asal kita tidak malu dan yang penting halal,  maka rezki akan mengalir dengan sendirinya,  asal mau berusaha, ” tutur Upik.


Usaha bengkek Upik,  berada di  Jalan Lintas Sumatera KM 23 Arosuka atau sekitar 500 meter dari kantor Bupati Solok. Bengkel Iyas juga tidak pernah sepi dari pelanggan dan buka setiap hari hingga pukul 18.00 Wib setiap hari. 
“Disini bengkelnya murah dan tidak petnah mencekik konsumen. Kalau hanya isi angin ban,  kadang digratiskan saja, ” sebut Riko (33), salah seorang pelanggan bengkel Upik.
Menurutnya, seharsnya orang seperti Upik harus dibantu pemerintah karena memiliki usaha dan kemauan. 

Baca Juga :
Ulasan Puisi “Why I Write” karya Lang Leav


“Minimal ada bantuan bagi mereka, baik dari nagari atau Pemkab,” tambah Riko (jn01/marsil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.