Cerita fiksi/naskah

Ulasan Puisi “Why I Write” karya Lang Leav

×

Ulasan Puisi “Why I Write” karya Lang Leav

Sebarkan artikel ini


Oleh Salsabilla Aurelia Adinda Dwi Putri 

===========================


Why I write, sebuah puisi ciptaan Lang Leav. Lang Leav adalah penulis buku terlaris internasional dan sensasi media sosial. Dia merilis koleksi puisi debutnya, Love & Misadventure pada tahun 2013.

Dia adalah pemenang Qantas Spirit of Youth Award dan Churchill Fellowship yang didambakan.Puisi Why I Write menceritakan tentang alasan penulis membuat sebuah tulisan. Melalui setiap tulisannya dia ingin mengenal dirinya sendiri lebih dalam lagi. Lang Leav menulis bukan untuk diketahui atau disanjung oleh orang lain, tetapi untuk dirinya sendiri. Why I write merupakan salah satu puisi yang terdapat dalam buku September Love.  Buku ini diterbitkan pada tahun 2020. Puisi Why I write yang terdapat dalam buku September Love ini mendapat banyak respon positif dari para pembaca. Tidak hanya puisi Why I Write saja, tetapi semua puisi yang terdapat di dalam buku September Love mendapat respon yang positif. Beberapa ulasan positif yang diberikan pembaca kepada karya Lang Leav yang terdapat di buku September Love, diantaranya: “September Love adalah kumpulan puisi indah yang benar-benar bergema dan terhubung dengan saya dan saya menyukai setiap halaman. Ada beberapa puisi terutama yang merasa bahwa saya bisa menjadi orang yang mereka tulis, mereka sangat selaras dengan waktu di masa lalu saya. Ini adalah kumpulan puisi pertama yang saya baca tetapi ini tidak akan menjadi yang terakhir!” –tulis Natalie.

 “Saya selalu senang membaca koleksi puisi Lang Leav yang baru. Dan seperti biasa, yang terbaru, September Love tidak mengecewakan. Ada sesuatu tentang tulisannya yang menyentuh saya seperti yang tidak bisa dilakukan orang lain. Bahkan puisi-puisi kecil yang hanya beberapa baris berdampak pada saya. Saya merasa seperti tidak ada puisi di sini yang tidak saya nikmati, tetapi saya sangat menyukai puisi yang ditulis. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Netgallery atas salinan buku ini sebagai imbalan atas ulasan yang jujur.” tulis Alisa.“Segera setelah saya melihat bahwa Lang Leav memiliki koleksi baru di Netgallery, saya tahu saya ingin memilikinya, saya telah menikmati puisinya di masa lalu dan sangat ingin melihat koleksi ini.

Baca Juga :
Perjalanan Seorang Pi Mencari Tuhan nya Dari Novel “Life Of Pi”Karya Yann Martel

Saya harus mengatakan bahwa ini mungkin favorit saya dari semua koleksi puisinya yang lain. Ada banyak eksplorasi diri dan saya bisa merasakan kekasaran dalam kata-katanya. Ini adalah bacaan cepat, seperti kebanyakan koleksi puisi, tetapi penuh dengan dampak dan emosi.” tulis DeAnne“Saya suka banyak puisi dari koleksi ini, saya terhubung dengan mereka, puisi-puisi itu sangat pendek dan mudah dibaca tetapi ada beberapa puisi yang tidak terlalu saya sukai dan terasa sangat kosong. Puisi ini mengikuti tema, seperti cinta, menulis, feminis, cinta diri, dan banyak lagi. Gaya Lang Leav indah dan sangat menginspirasi, saya pasti akan membaca lebih banyak. Sesuatu yang sangat saya sukai adalah bahwa puisi-puisi itu memiliki format yang berbeda.” tulis Jime“Setelah membaca buku puisi Lang Leav, saya selalu merasa lebih yakin tentang siapa saya, apa yang pantas saya dapatkan, dan ke mana saya akan pergi. September Love tidak terkecuali.

Puisi seperti Pelestarian Diri dan Limbo mengingatkan saya untuk mengingat harga diri saya. Biarkan ini mengingatkan saya untuk tidak memberikan terlalu banyak kekuatan untuk kecemasan saya. Sedangkan puisi seperti The Golden Rule mengingatkan saya untuk tetap setia pada diri sendiri sebagai penulis. Kata-kata Lang Leav penuh dengan kejelasan, kebijaksanaan, dan kepastian. Pengingat apa pun yang mungkin anda perlukan, September Love kemungkinan akan memiliki pesan yang berarti untuk anda.” tulis Tabitha.“Harus diakui, saya kurang beruntung menemukan puisi modern yang beresonansi dengan saya. Sampai saya mencoba karya terbaru Lang Leav ini dan saya sangat senang melakukannya.

Baca Juga :
Polda Sumbar gelar "Anugerah Kapolda Sumbar 2022", Penghargaan untuk Karya Jurnalistik

Koleksinya secara keseluruhan sangat mencolok dan saya mendapati diri saya tergerak oleh beberapa bagian. Saya juga menyukai campuran prosa yang lebih panjang dengan sajak yang lebih pendek, yang membantu menjaga tempo tetap menarik. Leav memiliki kemampuan luar biasa untuk menyampaikan emosi hanya melalui beberapa kata dan saya pasti berencana untuk membaca lebih banyak karyanya dalam waktu dekat.” tulis Brooke.Membuat sebuah tulisan tidak selalu karena ingin mendapatkan sebuah apresiasi dari orang lain. Menuangkan perasaan ke dalam sebuah tulisan bukanlah hal yang mudah, tapi dengan ketulusan tulisan yang kita buat bisa memotivasi orang lain. Tulisan yang kita buat dengan penuh perasaan akan dapat membuat orang lain ikut merasakan emosi kita. Menurut saya, ada beberapa poin mengenai puisi ini. Pertama, gaya bahasa yang digunakan sehingga puisinya terasa seperti sesuatu yang bisa dibayangkan. Kedua, Bahasa Inggris yang tidak rumit dan mudah dipahami.

Ketiga, makna dalam puisi benar-benar sesuai dengan fakta kehidupan. Dari puisi yang ditulis oleh Lang Leav dapat memotivasi diri kita untuk bisa menuangkan perasaan kita ke dalam sebuah tulisan.  Puisi Why I Write karya Lang Leav ini sangat mudah untuk ditemukan oleh para pembaca. Puisi ini  terdapat di instagram Lang Leav yang diposting pada tanggal 20 September 2019. Puisi Why I Write bisa dibaca juga di dalam buku September Love yang diterbitkan pada tahun 2020. Puisi ini menjadi salah satu puisi yang terdapat di dalam buku tersebut yang bisa menginspirasi banyak pembacanya.

“Saya menulis tanpa mimpi, penghargaan atau tepuk tangan tetapi untuk kegembiraan menerjemahkan jiwa saya ke dalam kata-kata.” –Lang Leav (penulis merupakan mahasiswi Unand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.