SOLOK, JN- Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, meninjau Rumah Warga yang terkena nusibah kebakaran di Bukik Tandang, yang terjadi Minggu siang (23/2) lalu.

Selain mengunjungi rumah korban, Wabup bersama rombongan juga menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Solok.

Sebagaimana dijetahui, musibah kebakaran melanda Kabupaten Solok. Minggu, sekira pukul 11.30 Wib, dimana sebanyak 4 unit rumah warga di Jorong Parik, Nagari Bukik Tandang Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok, lumat dilalap sijago merah.
Selain 4 unit rumah, musibah kebakaran juga menewaskan satu orang pemilik rumah yakni atas nama Asra Hadi, yang merupakan guru di sebuah SMK di Tanjuang Alai, Kecamatan X Koto Diatas.

Saat jejadian, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Drs. Efriadi Sikumbang, MM, pihaknya usai mendapat laporan langsung mengirim bantuan mobil pemadam kebakaran atau Damkar ke lokasi kebakaran.
“Alhamdulillah, sekitar satu jam saat kejadian api bisa dijinakan dan tidak merambah kerumah warga lainnya,” terang Efriadi.

Bahkan Dinas Satpol PP dan Damkar, langsung mengirim 5 unit Mobil damkar dari Kabupaten dan kota Solok.
Selain itu, pihak juga dikirim 1 Unit Ambulance Puskesmas Muaro Paneh, unsur Forkompincam, Pemerintahan Nagari dan dibantu masyarakat sekitar.

Sesuai info dari Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi melalui Kapolsek Bukit Sundi, Iptu Tamrin, bahwa dugaan Sementara penyebab kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek atau konsletting listrik.

Kebakaran juga menewaskan satu orang warga dan menghanguskan empat unit rumah, termasuk rumah adat atau rumah gadang milik Pangulu Suku Sungai Napa yakni Dt Endah Kayo. Di rumah ini, tidak satupun barang yang selamat atau hangus total.
Kemuduan Rumah kedua milik Usra/Ewen Bandaro Kayo. Dirumah ini sebahagian barang ada yang bisa diselamatkan. Rumah tersenut diisi satu Kepala Keluarga dan yakni suami isteri dan 2 orang anak.
Sedangkan kebakaran rumah ketiga melanda milik Tati dan Isal Kawi. Dirumah ini juga tidaksatupun barang yang bisa diselamatkan.
“Rumah itu ditempati 5 orang yakni orang tua suami isteri dan 3 orang anak,” terang Iptu Tamrin.

Sementara rumah keempat milik Johana yang ditempati oleh dua jiwa, yakni ibu dan anak. Di rumah ini juga semua barang milik Johana juda tidak satupun yang bisa diselamatkan.

Pihaknya menyebutkan bahwa api pertama kali dilihat warga membakar rumah gadang milik kaum Datuak Endah Kayo, pengulu suku Sungai Napa nagari Bukit Tandang tersebut.
“Saksi melihat api sudah membesar membakar rumah gadang dan masyarakat secara spontan bergoro nemadamkan api dengan cara manual sebelum mobil Damkar datang,” sebut Iptu Tamrin.

Bahkan Walinagari Bukik Tandang, Wendra dan Camat Bukit Sundi, N. Efriadi, juga tampak di TKP dan ikut bersama warga memadamkan api.

Sementara kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 1, 5 Milyar.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup, Yulfadri Nurdin, SH menyampaikan duka yang mendalam dan berpesan keluarga yang terkena musibah tetap dalam kesabaran.
“Kita sengaja datang sebagai bentuk keikutsertaan kita dalam duka cita terhadap korban kebakaran dan juga kita akan mengupayakan apa yang bisa kita bantu melalui pemerintah dan pihak terkait,” sebut Yulfadri Nurdin.

Wabup meminta dinas terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Solok agar secapatnya membantu korban kebakaran, baik itu berupa tenda darurat ataupun bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) sebagai kebutuhan utama pasca kebakaran (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here