SOLOK, JN- Sebuah rumah semi permanen milik pasangan suami isteri Andi (35) dan istrinya Desi (30) yang berlokasi di Rawang Pinang Nagari Muaropaneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Rabu pagi, sekira pukul 05.30 Wib, ludes diamuk sijago merah.


Informasi yang berhasil dihimpun dari korban Andi, bahwa api diduga berasal dari sisa pembakaran obat nyamuk yang lupa dimatikan dan menyambar kasur dan bahan-bahan yang mudah terbakar.


“Sebenarnya api pembakaran obat nyamuk sudah saya padamkan. Namun saya nenduga mungkin api tersebut belum mati sempurna,” terang Andi, kepada Wakil Bupati Solok, saat meninjau lokasi kebakaran Rabu siang (10/6). Andi menduga bahwa obat nyamuk bakar belum mati total, sehingga menyambar kain kasur dan terjadilah kebakaran tersebut. Usai mematkan obat nyamuk, Andi dan isteri beserta anak-anaknya berangkat kerja seperti hari-hari biasa.
Karena lokasinya jauh dari pemukiman warga dan jalan utama, sehingga tidak ada warga yang mengetahui kejadian tersebut dan yang menghubungi mobil Damkar.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh isi rumah dan perabotan lainnya sudah menjadi abu. Sementara untuk sementara pihaknya akan menumpang di rumah orang tuanya yang juga tidak terlalu jauh dari lokasi tersebut.Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
 Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, mengaku ikut prihatin dengan musibah tersebut dan berpesan agar tetap semangat dan optimis menghadapi musibah ini.


“Kepada yang terkena musibah agar bersabar atas cobaan dan ujian ini, mudah-mudahan ini bisa cepat teratasi semuanya, karena yakinlah Allah SWT pasti ada rencana lain yang lebih baik dibalik musibah ini,” ucap Yulfadri Nurdin.
Tokoh masyarakat setempat yang ikut bersama Wabup Solok, Yondri Samin berharap agar Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Solok segera turun ke lokasi untuk memberi bantuan kepada keluarga korban kebakaran (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here