Wabup Solok Ikut Berkotor-Kotor Bergoro Sampai Sore Membersihkan Puing Bekas Kebakaran Pasar Alahan Panjang

0
474

SOLOK, JN- Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, hari Selasa pagi (18/6), meninjau pasar Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, yang terbakar Selasa dini hari, sekira pukul 02.50 Wib.

Wabup Solok yang didampingi Kadis Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukuman dan Pertanahan (DPR KPP), Deni Prihatni, ST, MT, Walinagari Alahan Panjang, Zulkarnain, unsur Forkompincam Hiliran Gumanti serta tokoh masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pasar Alahan Panjang, Agustin Datuek Ampang Basa, menyebutkan bahwa peristiwa kebakaran yang menimpa Pasar Alahan Panjang terjadi sekira pukul 01.45 Wib.
Api diketahui pertama kali berasal dari kios milik Bapak Maluh (57) yang sedang tertidur pulas. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat arus pendek atau konsletting lustrik.

“Bapak Maluh dan keluarga tinggal di dalam kios tersebut, dan beliau tidak tahu ada kebakaran dan kami bersama-sama yang membangunkan beliau, ” sebut Agustin Dt Ampang Basa.

Secara pribadi dan atas nama masyarakat, Agustin Dt Ampang Basa merasa kagum dengan Wabup Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, yang langsung memimpin membersihkan puing-puing sisa kebakaran untuk disingkirkan.

“Saya kagum dengan Bapak Wakil Bupati Solok yang sudah datang sejak pagi dan ikut turun mengurus serta membersihkan puing-puing bekas kebakaran tadi malam. Beliau tidnak hanya mengatur kami, tetapi kangsung turun bekerja dan mau berkotor-kotor. Dan ini contoh pemimpin yang sebenarnya dan tulus, ” sebut Agustin Dt Ampang Basa, yang diamini Walinagari Alahan Panjang Zulkarnain.

Wabup yang sejak pagi hari hingga setengah Lima sore WIb, terus berbaur bahu membahu bersama masyarakat untuk membersihkan bekas pasar yang terbakar.

“Kita ingin pemimpin yang cepat tanggap seperti beliau, tidak hanya mengatur, tetapi turun langsung bersama masyarakat dan tidak mau pergi karena merasa punya tanggungjawab. Padahal kata sesprinya beliau hari ini penuh jadwalnya, ” terang Agustin Ampang Basa.
“Intinya beliau ingin di lokasi pasar yang terbakar langsung bersih agar bisa dibangun kembali, ” jelas Agustin dt. Ampang Basa.

Disebutkan Agustin dt. Ampang Basa,
simpang siur mengenai jumlah kios yang terbakar dan waktu kejadian, langsung diluruskan Agustin.
“Yang benar Pasar terbakar adalah sekira pukul 01.45 dan jumlah kios yang terbakar adalah 12 kios. Rincuannya, 6 rusak parah alias hangus dan 6 rusak sedang dengan jumlah pemilik kios 18 orang, ” terang Agustin Dt. Ampang Basa. Sementara jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp 800 juta.

Wakil Bupati Solok, disela-sela sholat Ashar di Masjid Usta Alahan Panjang, menyebutkan bahwa besok pada Rabu (19/6), akan digelar rapat dengan para korban kebakaran.
” Kalau bisa rapat segera dilaksanakan untuk membahas langkah selanjutnya. Kita tidak boleh terlena dengan musibah ini dan korban harus bangkit. Saat ini mereka kita fahami sedang berduka, ” sebut Wabup Solok, H. Yulfadri Nurdin.
Dijelaskan Wabup, Pemerintah Daerah dan Nagari akan segera mencari solusi untuk kios milik pedagang yang terbakar.

Beberapa orang tokoh masyarakat setempat, seperti Marsal Syukur, Hafni Hafiz, mengaku kagum dengan sikap Wakil Bupati yang sampai tuntas membantu warga yang sedang dilanda musibah.
“Seharusnya kayak beginilah contoh pemimpin masa depan kita. Datang tidak hanya sekedar menyampaikan ikut berduka terus pergi. Tetapi beliau turun langsung membantu masyarakat dan mau kotor membersihkan puing bekas kebakaran, ” sebut Hafni Hafiz, yang juga terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Solok masa bakti 2019-2024.

Seperti diberitakan sebelumnya,
Musibah kebakaran, melanda Pasar Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok pada Selasa dini hari (18/6), sekira pukul 02.50 Wib, namun yang benar sekira jam 01.30 Wib.

Sedangkan sebelumnya diberitakan 18 unit Kios yang berada di pasar Alahan Panjang Jorong Alahan Panjang, ludes diamuk api atau yang lebih dikenal degan julukan sijago merah. Namun yang benar adalah 12 kios.

Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan, melalui Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu Amin Nurasyid, SH, kepada awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini pihak kepolisian masih mencari dan menyelidiki apa penyebab kebakaran karena kejadiannya pada waktu dini hari disaat pemilik kios dan warga sedang tertidur pulas, ” terang Iptu Amin Nurasyid.

Disebutkannya, mengetahui kejadian kebakaran, masyarakat dan petugas kepolisian langsung menghubungi pihak Damkar Alaham Panjang dan tidak lama kendaraan pemadam sampai di lokasi. Dibantu oleh masyarakat sekitar, api bisa dijinakan sekitar satu jam kemudian.

Selanjutnya polisi Sektor Lembah Gumanti melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kita masih melakukan penyelidikan apa penyebab kebakaran ini, ” terang Iptu Amin Nurasyid.

Adapun korban yang kiosnya terbakar antara lain atas nama Jamalus (50), warga jorong Alahan Panjang Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti. Kemudian kios milik Peri (48), warga Nagari Salimpat, kios milik Hendro (35), warga Alahan Panjang. Berikutnya kios milik Deni (35), warga Alahan Panjang, kios milik Tek Enti (55), warga Alahan Panjang dan kios milik Nanda (38) warga Alahan Panjang.

Sedangkan 6 Kios lain waktu kejadian dalam keadaan Kosong.
Menurut saksi mata, Ando ( 38), yang merupakan Staf Wali Nagari Alahan Panjang Jorong Alahan Panjang, pihaknya mendapat laporan bahwa dari warga sekira pukul 02.50 Wib, atau disaat masyarakat sedang tertidur pulas.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
“Kita belum tahu apa penyebab sebenarnya dan kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidikinya, ” sebut Ando.

Akibab kejadian tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 800 juta Rupiah. “Alhamdulillah, kita masih beruntung karena tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut, ” jelas Ando.

Siangnya, Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, bersama Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Deni Prihatni datang ke TKP dan meminta pihak dinas terkait untuk melakukan pendataan (wandy

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda