Viral, Jenazah Diikat dan Dibawa Naik Motor, Warga Ogah Pinjam Mobil, Takut Sial

0
247

INDRAGIRI HULU, JN – Sebuah cerita miris datang dari media sosial tatkala beredar viral potret jenazah yang dibawa menggunakan motor.

Berbeda dengan jenazah yang umumnya diangkut menggunakan mobil, jenazah ini justru tampak diikat di atas keranjang yang terbuat dari rotan.

Tak kalah menyedihkan, jenazah itu tampak berselimutkan alas seadanya, yakni sebuah tikar bergambar Hello Kitty.

Potret ini viral usai diunggah sebuah akun Facebook bernama Mukhsal Amindra pada Kamis (16/5) lalu
Ketiadaan kendaraan serta kondisi jalan yang rusak rupanya menjadi penyebab warga yang meninggal itu dibawa dengan peralatan seadanya.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un,” seorang warga HPH meninggal dunia, baru pulang dari rumah sakit terkendala masalah kendaraan dan faktor jalan yang rusak,” tulis Mukhsal Amindra.

Dalam unggahan yang sama, ia juga membagikan sederet gambar yang memperlihatkan sejumlah warga bergotong royong membuat alas dari potongan kayu untuk memastikan jenazah tetap aman sampai tujuan.

Sedangkan, warga lainnya tampak sibuk menyelimuti jenazah itu dengan kain sarung serta selembar tikar tebal

Meski tak mengungkap secara rinci lokasi serta identitas sang jenazah, namun akun itu menyebut peristiwa itu terjadi di Batang Cenaku, Riau.

Viralnya jenazah yang diikat dan dibawa pakai motor ini tak pelak mengundang banyak pihak untuk mengulik kisah di baliknya
Mengutip Kompas.com pada Senin (20/5), peristiwa itu rupanya terjadi di Desa Alim II, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Terungkap pula identitas sang jenazah yang diketahui merupakan seorang petani bernama Jojok (42).

Camat Batang Cenaku, Sarman Arlos pun membenarkan kabar viral itu memang terjadi di daerahnya.

“Ya benar. Jenazah dibawa pakai motor karena mobil ambulans tidak bisa mengantar sampai ke rumah duka karena jalan rusak. Jadi terpaksa dibawa pakai motor,” ucap Sarman seperti dilansir Kompas.com (20/5/2019).

Disebutnya, awalnya jenazah Jojok dibawa dari RSUD Indrasari Rengat menggunakan ambulans lantaran ia meninggal dunia di tempat itu.

Malang tak dapat ditolak, ambulans yang membawa jenazah Jojok terpaksa berhenti di tengah jalan karena kondisi jalan belum beraspal mustahil dilewati kendaraan roda 4.

“Ambulans tidak bisa lewat lagi. Sehingga jenazah diturunkan dan dibawa pakai motor yang menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam,” Sarman menambahkan.

Warga setempat bukannya tak mengusahakan agar jenazah Jojok bisa dibawa secara layak menggunakan mobil.

Sarman menyebut memang ada seorang warga yang diketahui mempunyai mobil double gardan yang bisa dipakai untuk membawa jenazah ke rumah (sumber: tribunnews)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda