Siswi SMK Tewas Tenggelam di Embung

0
83

LIMAPULUH KOTA, JN- Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Limapuluh Kota meregang nyawa setelah mandi-mandi di embung yang berada di Jorong Simpang Goduang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota Sabtu lalu (14/9) sekitar pukul 15.00 Wib.

Peristiwa tenggelamnya korban baru diperoleh media ini, Rabu (19/9), setelah ada informasi dari sejumlah siswa di sekolah tersebut yang bercerita prihal meninggal korban.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa, sebelum korban ditemukan tewas tenggelam di embung tersebut, dia dikabarkan

mandi-mandi atau berenang di embung tersebut bersama teman- temannya usai pulang baralek atau pesta perkawinan seorang gurunya.

Namun, saat korban bernama DN (17 tahun) beralamat di Jorong Mungka, Tangah Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota melompat dari tebing ke dalam embung, korban tak kunjung muncul ke permukaan. Teman-teman korban yang mencoba menolong dengan cara menyelam tidak berhasil karena air yang cukup dalam.

Hingga akhirnya dibantu warga sekitar, jasad DN berhasil ditemukan dikedalaman sekitar 3 meter. Dan akhirnya, peristiwa tenggrelamnya DN dengan cepat menyebar, sehingga warga sekitar dan polisi datang ke lokasi.

” Benar, memang ada seorang siswi salah satu SMK di Kabupaten Limapuluh Kota yang meninggal dunia saat berenang disebuah embung. Korban diduga tidak pandai berenang sehingga tenggelam,” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis melalui Kapolsek Guguak, Iptu. M. Arvi, ketika dihubungi, Rabu (19/9).

Mantan KBO Satreskrim Polres Limapuluh Kota itu juga menambahkan, di lokasi kejadian, anggota Polsek Guguak juga meminta keterangan sejumlah saksi-saksi terkait meninggalnya korban.

Ditempat terpisah, Kepala SMK 2 Guguak, Deri Nokia kepada wartawan mengatakan bahwa korban DN memang salah seorang muridnya. Pada hari kejadian, korban bersama belasan rekannya pergi menghadiri pesta pernikahan salah seorang gurunya di kawasan Taratak.

Usai menghadiri pernikahan salah seorang gurunya itu, korban yang sempat menyumbangkan suara emas di acara pernikahan gurunya itu, mengajak rekan-rekannya bermain dan mandi-mandi diembung tersebut.

” Sebelum kejadian, korban DN bersama teman-temannya pergi menghadiri pesta pernikahan salah seorang guru, usai itulah korban pergi mandi-mandi hingga akhirnya tenggelam.” ujarnya. (dst)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda