Seorang Wanita Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Singkarak

0
4670

SOLOK, JN- Masyarakat Singkarak dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tua yang mengambang di Danau Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak.
Mayat yang kemudian diketahui bernama Yurni (66) Suku Sikumbang, warga Jorong Koto Tuo Kenagarian Koto Tuo Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam.
Mayat ditemukan pada hari Rabu (9/1) sekira pukul 21.00 Wib di Danau Singkarak, tepatnya di Jorong Biteh Kenagarian Kacang Kec. X Koto Singkarak Kabupaten Solok atau dekat lokasi Wisata Enam Saudara.

Kapolres Solok, AKBP Doni Setiawan, melalui Kapolsek Singkarak, Iptu Ahmad Ramadhan, SH, menyebutkan bahwa dkronologis kejadian berawal dari keterangan saksi yakni Wanti (26), sekira jam 15.00 Wib, pada hari Rabu tangal 9 Januari 2019, bahwa korban dilihatnya sedang berteduh di warung miliknya. Karena saat itu hari hujan dan korban menyebutkan sedang menunggu cucunya yang datang dari Bukit Tinggi untuk pergi mandi-mandi dan sekaligus cucunya akan menjemput korban untuk membawa korban.”Nenek itu sempat bercerita akan pergi ke Bukittinggi, karena hari hujan, beliau menumpang berteduh di warung saya,” tutur Wanti.

 Selanjutnya menurut Wanti, bahwa sekira pukul 19.00 Wib atau setidak-tidaknya setelah Shalat Magrib, korban meminta saksi Wanti untuk menunjukan WC lalu saksi menunjukan WC ke arah pinggir danau Singkarak dengan jarak lebih kurang 10 meter dari warung saksiarah belakang.
 Setelah itu saksi memberikan satu helai handuk dan satu buah senter kepada korban lalu berjalan sendirian ke arah belajang atau ke WC. “Karena lama tidak kembali, saksi mulai curiga karena korban tidak kembali ke warung dan lalu saksi memeriksa korban ke WC tsb dan tidak menemukan korban di dalam WC, ” jelas Iptu Ahmad Ramadhan, SH, yang duamini Kanit Intel, Bripka Geri.

Selanjutnya dijelaskan Kapolsek, saksi Wanti mencoba mencari korban di sekitar WC namun korban tdk ditemukan.  “Selanjutnya saksi memberitahukan kepada Bhabin Kenagarian Kacang, Bripka Rio Rafiola dan warga lainnya untuk membantu mencari korban,” jekas Iptu Ramadhan. 
Kemudian sekira pukul 20.00 Wib, salah seorang warga bernama setempat yang bernama Herman, melihat korban yang mengapung di atas air danau Singkarak dengan posisi menelungkup. 
Jarak korban dari tepi danau Singkarak lebih kyrang10 meter dan selanjutnya korban di bawa ke pinggir danau, ternyata korban sdh meninggal dunia.Mayat selanjutnya dibawa ke Puskesmas Singkarak untuk diotopsi.
Sekira pukul 23.00 Wib, anak korban  yang bernama Meri Astuti (43), datang bersama keluarga yang lainya ke Puskesmas Singkarak karena sebelumnya Bhabin Kamtibmas Bripka Rio Rafiola sudah menghubungi salah seorang anaknya yang bernama Meri Astuti, melalui Hp korban yg ditinggalkan korban di warung saksi yang bernama Wanti.
Menurut infomarsi dari Meri Astuti,bahwa ibunya  udah bertahun-tahun mengalami sakit Maag dan sebelum kejadian ini korban selalu sakit perut, tidak ada nafsu makan serta selalu bawa obat kemana pergi.
Sementara keluarga yang lainya tidak mengetahui korban pergi dari rumah dan sampai ke Singkarak, sampai akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat.Selanjutnya kirban dibawa oleh keluarga ke kampung halamannya diJorong Koto Tuo Kenagarian Koto Tuo Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam untuk dikebumikan.
“Korban diduga terjatuh dan murni terkena musibah jatuh,” pungkas Iptu Ahmad Ramadhan, SH (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda