Rumah Gadang Milik Yenita di Tanjung Bingkung Ludes Terbakar

0
506

SOLOK, JN- Musibah kebakaran kembali melanda bumi bareh Solok. Sabtu sore (16/3), musibah kebakaran melanda rumah gadang milik Yenita Syamsul (38), warga
Jorong Koto Tuo, Nagari Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, ludes diamuk sijago merah.

Api diketahui berasal dari kompor yang dinyalakan Bowo Fergian (28), yang membuat usaha kripik di rumah tersebut.
Bowo yang tinggal di rumah gadang tersebut bersama rekannya Degi Setiawan (24) dan Arif Kurniawan (26), merupakan bekerja sebagai pembuat usaha kerupuk di rumah korban.

Menurut keterangan salah saksi Degi Setiawan (24), bersama saksi Bowo Firgian dan Arif bersama, kejadiannya bermula pada sedang menyalakan kompor untuk memanaskan minyak di bagian dapur rumah korban yang di jadikan tempat penggorengan usaha kerupuk milik korban.
“Saat memanaskan minyak tersebut, secara tiba tiba api langsung menyambar bagian dinding dapur yang terbuat dari papan kayu tanpa sepengetahuan saksi dan api dengan cepat membesar membakar dinding dapur lainnya, seketika itu juga saksi langsung berusaha untuk memadamkan api tersebut namun api sudah tidak bisa di kendalikan lagi dan cepat membesar dan menghanguskan seluruh rumah gadang milik korban dan mengakibatkan tangan kiri Bowo dan Arif mengalami luka bakar. “Tangan Bowo dan Arif mengalami luka bakar saat mencoba memadamkan api sebelum mobil damkar tiba di lokasi, ” jelas rekannya Degi Setiawa.

Bowo dan Arif merupakan karyawan diusaha kerupuk milik korban yang merupakan suku dari Jawa dan Arif merupakan warga setempat.

Menurut Kapolres Solok, AKBP ferry Setiawan, api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian rumah gadang milik korban dari depan hingga ke bagian belakang dan saksi Bowo dan Arif yang bekerja di rumah tersebut mengalami luka bakar di bagian tangan sebelah kiri. ” Keduanya mengalami luka-luka karena berusaha untuk memadamkan api, ” jelas AKBP Ferry Setiawan.
Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kebakaran diduga terjadi akibab kelalaian saksi saat menghidupkan kompor tempat penggorengan kerupuk.

Hingga berita ini diturunkan, kerugian sementara ditaksir sekitar Rp 800 juta dan korban meninggal dunia tidak ada.

Sementara pihak kepolisian masih terus mengusut penyebab dari kebakaran tersebut (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda