SOLOK, JN- Hujan deras yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Solok, pada hari Senin sore, (15/06), mengakibatkan longsor dan merusak lahan persawahan milik warga masyarakat di Korong Tangah Sawah Sipiciek, Korong Batih-Batih, Jorong Ujuang Ladang, Kenagarian Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.


Menurut salah seorang warga setempat,Maulana Tanvis Vivo, longsor terjadi sekira pukul 15. 10 Wib, disebabkan hujan deras yang menimpa daerah tersebut dan meghanyutkan padi warga yang berumur sekitar satu bulan.”Mungkin akibat hujan deras, longsor tiba-tiba merusak lahan persawahan warga di Korong Batih-Batih, Jorong Ujuang Ladang,” ujar Maulana Tanvis Vivo.Pihaknya memperkirakan bahwa longsor terjadi akibat hujan deras yang tejadi pada hari Senin tersebut.
Dijelaskan Maulana Tanvis Vivo, pihaknya bersama warga dan Pemerintahan Nagari sudah melaporkan kejadian tersebut ke pada Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabuoaten Solok.


“Rencananya menurut informasi dari pihak BPBD, besok mereka akan datang langsung ke lokasi untuk meninjau kerugian warga,” sebut Maulana Tanvis Vivo.
Masyarakat setempat sangat berharap agar Pemkab Solok turun langsung ke lokasi untuk meninjau musibah tersbut sekaligus bisa mencarikan solusi atas musibah tersebut.
Sementara Walinagari Koto Sani, Deswandi juga menyampaikan bahwa musibah longsor terjadi akibat hujan deras di kawasan Ujuang Ladang dan menimpa lahan persawahan warga.”Tetapi kita masih bersyukur bahwa peristiwa longsor ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa,” Ujar Deswandi.
Pihaknya belum bisa memperkirakan berapa kerugian warga akibat peristiwa tersebut. “Saat musibah longsor, kondisi tanaman padi warga baru akan mulai terbit atau akan mulai berbuah,” sebut Deswandi.


Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen, AP, kepada awak media menyebutkan bahwa pihak BPBD Kabupaten Solok akan langsung melakukan peninjauan ke lokasi longsor di Nagari Koto Sani dan sudah menugaskan staf BPBD yang berada di nagari tersebut (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here