Musibah Banjir dan Longsor Kembali Melanda Bumi Kabupaten Solok

0
188

SOLOK,  JN- Akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok sejak Selasa siang hingga Rabu dinihari (5/12), beberapa Nagari di Kabupaten Bumi Pengasil Bareh Tanamo itu, kembali dilanda musibah banjir dan longsor.

Sesuai data yang dihimpun dari Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, hujan deras mengakibabkan banjir terjadi di sebahagian Nagari Salayo dan juga jorong Kajai di Nagari Koto Baru,  Kecamatan Kubung. Akibatnya,  puluhan rumah warga tergenang air,  akibab meluapnya Batang Lembang. Selain itu,  beberapa sekolah di Salayo dan Koto Baru juga tergenang banjir,  meski pada pagi hari sekitar jam 09.00 Wib air mulai surut.

 

“Walau banjir tidak sampai menelam korban jiwa,  namun bencana banjir telah membuat masyarakat panik dan banjir juga menyisakan sisa kotoran dan lumpur serta beberapa ekor ternak masyarakat juga dilaporkan hanyut dibawa bencana banjir, ” jelas Kepala BPBD kabupaten Solok,  H. Dasril,  Rabu (5/12).

Disebutkan Dasril,  jika hujan deras di hulu, maka dipastikan Nagari Salayo dan Koto Baru akan menjadi langganan banjir.

Di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Batang Lembang, hingga air masuk ke permukiman warga, seperti di  Badenah, Labong, Depan SMP 1 Kubung dan Saribulan. Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul  04.00 Wib, Rabu dinihari. Ketinggian air berpariasi, mulai dari 20 Cm hingga 1 Meter.

Selain itu, beberapa sekolah seperti SMP 1 Kubung, SMA 1 Kubung, PAUD, SD 10 Simpang, Kubung, SD 28 Lubuk Agung, SD 20 Galanggang Tangah, SD 09 Rawang Sari, SD Negeri 05 Kapalo Koto, SMK ABW dan lainnya Sementara jorong yang paling parah dilanda banjir adalah jorong Kajai, Jorong Kapalo Koto , Galanggang Tangah, Rawang Sari, Tampunik di nagari Salayo. Sementara di nagari Koto Baru yang paling parah adalah jorong  Simpang, Kayu Samuik, Pabatungan dan  Lubuk Agung. Berdasarkan pantauan, sepanjang Rabu, akibat  hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok sejak Selasa malam, membuat Batang Lembang meluapkan airnya kedaratan.

“Selain hujan deras,  musibah banjir disebabkan karena meningkatnya debit air sungai Batang Lembang dan meluap hingga ke pemukiman warga, ” tambah Dasril.

 

Musibah ini datang dari Tuhan, mungkin juga akibab ulah manusia yang sudah banyak tidak bersahabat dengan alam, seperti menggunduli hutan. Kita berharap saudara-saudara kita tetap tabah dalam menghadapi ujian ini”  jelas Dasril.

Selain Tim petugas BPBD,  tampak juga turun membantu warga seperti petugas dari tim gabungan seperti SAR dari Tagana Dinas Sosial, TNI, Polri, Satpol PP, PMI, Tagana dan sejumlah tim relawan. “Kita menghimbau semua warga yang tinggal dibantaran sungai, terus waspada karena hujan di daeraha hulu seperti Gunung Talang dan Lembang Jaya masih terus terjadi,” jelas Dasril.

Selain di Kecamatan Kubung,  musibah  longsor juga menimpa sebuah rumah penduduk di Nagari Talang,  yakni menimpa rumah pensiunan polisi yang bernama Syafri Ranfkuti (63) yang beralamat di Sawah Ujuang,  depan Pasar Talang.  Akibabnya rumah tersebut rusak dan tertimbun longsiran material. Akubab kejadian itu kirban mengalami kerugian lebih kurang Rp 25 juta. “Beruntung saat kejadian penghuni rumah sedang berada di tempat lain,” jelas Babinkamtibmas Nagari Talang, Briptu Hendri Lucky.

 

 

Selain itu,  musibah longsor juga menimpa sebuah rumah warga di Nagari Batu Banyak, Kecamatan Lembang Jaya, dimana longsor menimpa rumah warga yang bernama Radias (60) warga Jorong Lambah sekira pukul 05.00 Wib. Akibabnya, rumahnya mengalami rusak ringan di bagian dapur dan kamar mandi, rumah tersebut terdapat dalam keadaan tanpa penghuni.

 

Musibah banjir pada Rabu dinihari juga melanda Nagari Paninjawan, dimana beberapa  ruas jalan Kabupaten di Paninjawan mengalami longsor dan terbal.  “Baru Minggu kemaren nagari kami dihantam musibah, dan hari ini kembali terjadi. Tuhan memang berbuat sekehendak hati,” jelas Walinagari Paninjawan, Darsel Ilyas. Pihaknya belum bisa mendata, berapa kerugian yang ditimbulkan akibab longsor dan banjir di nagari Paninjawan, sebab titik longsor terjadi dibeberapa jorong yang mengakibabkan jalan Kabupaten tertimbun dan karam.

Walinagari Paninjawan,  Darsel Ilyas, menyebutkam bahwa titik longsor yang mengakibakan terjadinya penimbunan Jalan Kabupaten dan banjir merendam persawahan warga di Nagari Paninjawan,  antara lain terdapat di Jorong Gurun, Batulaweh dan jorong Kubu. Dikabarkan, akibab banjir dan longsor itu, sebanyak 2 ekor kerbau dan satu ekor sapi hanyut dibawa musibah banjir.

Sementara Kepala BPBD menyebutkan bahwa musibah longsor dan banjir di Nagari Paninjawan sudah ditangani oleh pihak dari Dinas PUPR Kabupaten Solok dengan mendatangkan alat berat ke lokasi. “Untuk Nagari Paninjawan, sudah ditangani oleh pihak dari Dinas PUPR kabupaten Solok,” pungkas Dasril  (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda