Mahasiswa UMMY Turun Membantu Mengumpulkan Dana Untuk Korban Penusukan Muara Panas

0
327

SOLOK, JN- Mahasiswa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin turun mengumpulkan sumbangan ke masyarakat yang akan diserahkan kepada Nazwir (53), korban penusukan segerombolan pemuda di Muaro Paneh, yang terjadi pada Minggu, 16 Juni 2019 lalu.

Mahasiswa yang bergerak spontan itu berhasil mengumpulkan uang sumbangan dan sudah diserahkan kepada korban sebesar Rp 500 Ribu, kemarin.

Alhamdulillah, mahasiswa bergerak spontan mengumpulkan sumbangan mulai dari dalam kampus hingga keluar kampus, didapat sumbangan sebesar Rp550 Ribu dan sudah diserahkan kepada keluarga korban,” ucap Anto, seorang Mahasiswa Fakultas Hukum UMMY di Kampus II, Koto Baru.

Sementara itu, Rifqi Devi Lawra, SH, MH selaku Dekan Fakultas Hukum UMMY kepada media mengucapkan turut berduka atas peristiwa naas
yang menimpa warga di Muaro Paneh tersebut.

Kami segenap civitas akademika Fakultas Hukbh um dan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin turut berduka atas peristiwa yang menimpa Bapak Nazwir, kami ikut mendoakan semoga korban segera pulih dan masalah tunggakan biaya di rumah sakit bisa segera terselesaikan,”kata Dekan Fakultas Hukum UMMY, Rifqi Devi Lawra

Ia mengatakan, secara hukum, setiap proses hukum itu harus berjalan sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Saya berharap agar masyarakat tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan pidana yang merugikan diri sendiri dan oranglain, proses hukum ini harus berjalan agar memberikan efek jera kepada pelaku,”papar dia.

Rifqi mengapresiasi spontanitas mahasiswanya yang turun gunung membantu beban biaya korban dengan berinisiatif mengumpulkan donasi dari berbagai lapisan masyarakat. Kata dia, mahasiswa berperan dalam mencegah terjadinya tindak kriminal sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Rifqi, secara kemahasiswaan, mahasiswa memang sudah memiliki kewajiban mengabdi pada masyarakat dalam berbagai bentuk. Ia mengatakan, kepekaan kepada lingkungan akan mendorong mahasiswa untuk menunjukkan eksistensinya ditengah modernisasi dan kemajuan zaman.

Usaha mahasiswa ini patut diapresiasi, karena tindakan mahasiswa ini menujukkan kepekaan terhadap lingkungan disekitar kampus, mahasiswa hukum perlu memberikan sosialisasi kepada kalangan pelajar, pemuda dan mahasiswa agar bisa mencegah supaya peristwa serupa tidak terjadi dimasa depan,” Tambah dia.

Sebagaimana diketahui, Nazwir sudah pulang sejak beberapa hari lalu dari RSUP M Jamil Padang namun masih kekurangan dana sekitar Rp 25 Juta untuk membayar rumah sakit. Nazwir merupakan warga Muaro Paneh yang mengantongi BPJS Kesehatan namun kartu itu tidak dapat digunakan karena korban tindak pidana tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, ia pulang dari rumah sakit dengan di jemput oleh Wali Nagari Muaro Paneh, Ferry Effendi bersama Kepala Jorong Balai Pinang, Kepala Jorong Galagah Tanah Kuning serta beberapa orang perangkat nagari dan jorong (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda