SOLOK, JN– Kota Solok diterjang hujan lebat disertai angin kencang, kepungan bencana ini mengakibatkan, wilayah Kota Solok dan sekitarnya diterjang banjir dan longsor, Selasa (18/2). Hal ini disebabkan beberapa titik sungai yang meluap, karena tidak mampu menahan tingginya curah hujan, sementara itu akses jalan sempat terputus akibat longsor. Bencana ini meninggalkan kesusahan bagi masyarakat yang terdampak, atas fenomena alam ini, longsor menutup akses jalan, sejumlah pohon tumbang, dan puluhan rumah warga terendam banjir.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kesengsaraan juga terus bertambah karena akibat hujan deras disertai angin kencang, aktifitas masyarakat menjadi tersendat. Sepanjang kejadian itu berlangsung cukup membuat masyarakat keteteran mulai dinihari hingga sore hari. Dari data sementara BPBD Kota Solok, daerah yang terdampak bencana banjir yaitu sebanyak 355 KK atau 1397 Jiwa, diantaranya 8 anak dan 14 balita.

Di Kecamatan Lubuk Sikarah, Kelurahan KTK terdampak 85 kk, 340 jiwa, Kelurahan IX Korong terdampak 52 kk, 251 jiwa, Kelurahan Simpang Rumbio terdampak 29 kk, 128 jiwa, Kelurahan Sinapa terdampak 29 kk, 139 jiwa, Kelurahan Aro IV Korong terdampak 118 kk, 348 jiwa dan Kelurahan Tanah Garam terdampak 4 kk, 16 jiwa disertai longsor yang menutupi akses jalan di Payo.

Sementara di Kecamatan Tanjung Harapan, Kelurahan Nan Balimo mengalami longsor jalan, Kelurahan PPA terdampak 6 kk, 18 jiwa, Kelurahan Tanjung Paku terdampak 1 kk, 6 jiwa, Kelurahan Laiang mengalami longsor sehingga jalan tertutup material longsor, Kelurahan Kampung Jawa terdampak akibat longsor 1 kk, 3 jiwa, dan Kelurahan Koto Panjang terdampak 48 kk, 221 jiwa.

Wali Kota Solok Zul Elfian terjun langsung melihat kondisi terkini daerah-daerah yang terdampak banjir. Peninjauan tersebut sekaligus mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yang bertepatan juga melakukan peninjauan bersama BPBD Provinsi Sumatera Barat.

Wako memulai peninjauan dari Kelurahan IX Korong – Kelurahan Koto Panjang – Simpang Rumbio. Untuk upaya penanggulangan sendiri, Pemerintah Kota Solok melalui TRC BPBD Kota Solok melakukan evakuasi dan melakukan pendataan terhadap korban yang terdampak.

Kalaksa BPBD Ikhlas akui, untuk saat sekarang ini kebutuhan mendesak yang dibutuhkan yaitu, paket alat pembersih, paket makanan siap saji dan matras. Penanganan sementara adalah pembersihan oleh BPBD, Satpol PP, aparat TNI/ Polri, relawan serta dibantu masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solok Reinier, juga ikut meninjau kelurahan lainnya yang terdampak meliputi Kelurahan Tanah Garam dan Kelurahan Sinapa Piliang. Tak hanya banjir, Wawako juga lakukan tinjauan longsor di Jalan ke RW 6 Payo.

Setelah melakukan peninjauan, Wali Kota Solok Zul Elfian, Wakil Wali Kota Solok Reinier, dan seluruh OPD terkait langsung gelar rapat membahas bagaimana upaya yang akan dilakukan untuk menanggulangi bencana yang terjadi di Kota Solok .

Wako perintahkan camat senantiasa berkoordinasi dengan BPBD terkait warga masyarakat yang terdampak banjir, segerakan siapkan dapur umum, penyediaan konsumsi dan air minum bagi masyarakat, standby tenaga medis untuk masyarakat terdampak banjir.

Selain itu, Walikota juga mengingatkan disamping masyarakat, jangan sampai petugas-petugas terabaikan pula. Sehingga dengan demikian dapat lebih fokus dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Walikota meminta seluruh instansi terkait melakukan penanganan secara optimal. “Saya minta semua instansi menangani bencana ini secara gotong royong dengan optimal. Agar masyarakat yang menjadi korban dapat tertangani secepatnya,” ujar Zul Elfian.

Tak hanya menangani kerusakan bangunan dan berbagai fasilitas yang rusak ringan akibat banjir atau longsor. Walikota menegaskan dinas terkait untuk memperhatikan ketersediaan logistik para korban terdampak.

Dalam tinjauannya , Walikota Solok mendapati rumah-rumah masyarakat terendam banjir. Menyaksikan kondisi korban tersebut, Zul Elfian langsung memerintahkan seluruh jajaranya untuk mendata korban, sehingga proses penangananya menjadi lebih cepat.

Selain itu ia juga mengharapkan semua lapisan masyarakat ikut mengambil peran dalam penanggulangan bencama tersebut bersema – sama dengan petugas berkoordinasi, demi percepatan penangananya.(van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here