Korban Tewas Akibab Gempa dan Tsunami Palu dan Donggala Terus Bertambah

0
197

PALU, JN-Hingga Minggu siang pukul 13.00, Korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah sudah mencapai 832 orang. Untuk sementara korban tewas terbanyak di Palu yakni 821 orang. Sementara di Donggala 11 orang.

 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)Sutopo Purwonugroho mengatakan, jumlah korban ini diterima dari petugas di lapangan meski jaringan komunikasi belum sepenuhnya pulih.

Meski akses terputus, namun pihaknya terus mendapat laporan dari PMI (Palang Merah Indonesia) pusat di Donggala ditemukan 11 meninggal akibat bangunan roboh dan tsunami. “Perkiraan masih banyak korban gempa dan tsunami yang belum kita temukan,” jelas Sutopo di Jakarta, Minggu (30/9).

Korban tewas yang ditemukan dimakamkan secara massal karena pertimbangan kesehatan. Mereka yang dimakamkan setelah bisa diidentifikasi. Sementara untuk korban luka ratusan orang dan pengungsi mencapai belasan ribu orang. Dalam keterangan terakhir, BNPB menyebut korban luka 540 orang dan pengungsi 17 ribu orang.

Jumlah korban tewas ini menurut Sutopo ada kemungkinan akan terus bertambah karena banyak jenazah yang belum teridentifikasi. “Kondisi di sana masih banyak jenazah yang belum terindetifikasi. Korban yang kena reruntuhan juga masih banyak, itu meneybabkan jumlah korban akan terus bertambah,” jelas Sutopo. Gempa berkekutan 7,7 SR yang terjadi Jum’at sore lalu, telah menghancurkan ratusan bangunan dan merusak akses jalan raya, termnasuk jalan yang menghubungkan antara Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (tst/sur/antara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda