Korban Kebakaran Alahan Panjang Dapat Bantuan Dari Baznas dan Pemda Sumbar

0
236

SOLOK, JN- Para korban Kebakaran pasar Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok yang terjadi pada Selasa dini hari tanggal 18 Juni 2019 lalu, hari Jum’at pagi (21/6), mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumbar dan Baznas.

Bantuan dari Pemda dan Baznas sebesar Rp 70 juta tersebut, diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit kepada perwakilan korban kebakaran.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, yang didampingi Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, camat Lembah Gumanti, Zaitul Ikhlas, Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu Amin Nurasyid, SH, Walinagari Alahan Panjang, Zulkarnain dan Kepala Pasar Alahan Panjang, Agustin Datuek Ampang Basa.

“Atas nama Pemerintah Daerah Sumatera Barat, kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga musibah kebakaran ini semakin mendekatkan diri kita kepada Allah, ” sebut Nasrul Abit.
Pihaknya juga berharap, agar pedagang yang mendapat musibah, segera bangkit dan tidak terlena dalam kesedihan dengan musibah tersebut.

“Semua tentu ada hikmahnya, namun kita tetap yakin bahwa ini adalah teguran dan ujian dari Allah, ” tutur Nasrul Abit.

Pihaknya juga berpesan, agar bantuan ini bisa membantu meringankan korban kebakaran.

Sedangkan Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, menyebutkan bahwa pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan para korban kebakaran pada hari Kamis kemaren. Dalam pertemuan tersebut, pedagang menyanggupi akan membangun kios yang terbakar dengan biaya sendiri, tetapi dengan jaminan gratis iyuran kios selama dua tahun.

“Alhamdulillah, kita sudah ada kata sepakat untuk segera membangun kembali pasar dan kios yang terbakar, sekaligus disepakati penertiban pedagang,” sebut H. Yulfadri Nurdin.

Tokoh masyarakat yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pasar Alahan Panjang, Agustin Datuek Ampang Basa, menyebutkan bahwa peristiwa kebakaran yang menimpa Pasar Alahan Panjang terjadi sekira pukul 01.45 Wib.
Api diketahui pertama kali berasal dari kios milik Bapak Maluh (57) yang sedang tertidur pulas. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat arus pendek atau konsletting lustrik.

“Bapak Maluh dan keluarga tinggal di dalam kios tersebut, dan beliau tidak tahu ada kebakaran dan kami bersama-sama yang membangunkan beliau, ” sebut Agustin Dt Ampang Basa.

Secara pribadi dan atas nama masyarakat, Agustin Dt Ampang Basa merasa kagum dengan Wabup Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, yang langsung memimpin membersihkan puing-puing sisa kebakaran untuk disingkirkan pada waktu kejadian.

“Saya kagum dengan Bapak Wakil Bupati Solok yang sudah datang sejak pagi dan ikut turun mengurus serta membersihkan puing-puing bekas kebakaran dan hingga hari ini beliau tetap hadir. Beliau tidak hanya mengatur kami, tetapi kangsung turun bekerja dan mau berkotor-kotor. Dan ini contoh pemimpin yang sebenarnya dan tulus, ” sebut Agustin Dt Ampang Basa, yang diamini Walinagari Alahan Panjang Zulkarnain.

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada Pemprov dan Baznas Sumbar dengan adanya bantuan sebesar Rp 70 juta tersebut.

Sementara simpang siur mengenai jumlah kios yang terbakar dan waktu kejadian, langsung diluruskan Agustin.
“Yang benar Pasar terbakar adalah sekira pukul 01.45 dan jumlah kios yang terbakar adalah 12 kios. Rincuannya, 6 rusak parah alias hangus dan 6 rusak sedang dengan jumlah pemilik kios 18 orang, ” terang Agustin Dt. Ampang Basa. Sementara jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp 800 juta (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda