Kendaraan Patwal Walikota Sawahlunto Tabrak Warga Guguk Solok Hingga Tewas

0
28926

SOLOK, JN- Malang tidak dapat ditolak, untung tidak bisa diraih. Ungkapan seperti ini cocok dialamatkan kepada rombongan Mobil Patwal dari Polres Sawahlunto, yang sedang mengawal Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, dari kota Padang yang hendak menuju kota arang Sawahlunto, Jum’at (28/7) sekitar jam 11 siang, menabrak seorang pengendara motor  di Jalan Lintas Sumatera Solok-Padang, KM 16, dusun Bolai, Nagari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Menurut informasi yang dihimpun Koran Padang di TKP, kendaraan mobil Patwal atau yang sering disebut forider, datang dari arah Kota Padang yang hendak menuju Kota Solok selanjutnya menuju Sawahkunto dalam kecepatan tinggi. Namun tiba di jorong Bolai, dari arah yang sama juga meluncur sebuah sepeda motor Jupiter Z, BA 5559 HA yang dikndarai oleh Hasan Masril alias Simas (25), warga jorong Tabek Panjang, nagari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, yang sedang memboncengi Fadli Ananda Putra (9), pelajar kelas 3 SD Negeri 06 Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Malang bagi keduanya, saat Simas hendak membelokan motornya ke rumah Fadli, kendaraan Patawal Walikota Sawahlunto yang juga dikendarai oleh anggota Polres Sawahlunto, tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan menabrak pengendara sepeda motor. Kejadian itu persis di depan BRI Unit Talang atau di Jorong Pasabaru, Nagari Koto Gadang Guguak. Kedua kendaraan baik motor atau mobil patwal polres Sawahlunto juga rusak berat.

Kontan saja, kejadian itu membuat kaget warga sekitar lokasi dan mereka langsung melakukan pertolongan kepada korban. Fadli dan Simas yang luka parah, oleh warga setempat dan dibantu oleh anggota Polres Arosuka, membawa kedua korban ke RSUD Aosuka. Namun tidak lama usai mendapat pertolongan, korban Fadli menghembuskan nafasnya yang terakhir karena terlalu banyak mengeluarkan darah. Orang tua korban, Iyet (40), saat tiba di RSUD Arosuka, tampak sangat terpukul dan beberapa kali jatuh pingsan. Sementara Suaminya Jhon, tampak menahan duka yang mendalam. Sementara Simas, mengalami luka berat dan dirujuk ke RS Pusat M. Jamil Padang dan hingga berita ini diturunkan dalam masih kritis.

Menurut kakek korban, Zul Ayah, cucunya Padli merupakan pelajar kelas 3 SD 06 di Koto Gadang Guguk. Siang itu seperti biasa, dirinya usai pulang sekolah, dijemput oleh Simas untuk pulang ke rumahnya di Bolai, yang hanya berjarak 1, 5 KM dari sekolahnya. Namun saat sampai di depan rumah dan hendak menyeberang, kendaraan Patwal Walikota Swahlunto ini menabraknya. “Saya melihat ibu korban sangat terpukul atas kejadian itu dan belum bisa kita ajak bicara. Namun setahu saya Padli adalah anak yang baik dan menurut pada orang tuanya,” jelas Zul Ayah. Namun Zul ayah juga sangat menyayangkan, rata-rata kendaraan patwal yang membawa pejabat kecepatannya sangat tinggi dan terkadang membuat pengendara lain terkejut dan kaget. “Kalau bisa kendaraan patwal yang membawa pejabat harus ada aturannya, toh kita masyarakat juga mempunyai hak yang sama dalam menggunakan jalan raya,” sesal Zul Ayah. Dia juga sangat menyayangkan pejabat yang berada diatas kendaran itu tidak tutrun melihat korban menyatakan rasa penyesalannya. “Ya mungkin karena mereka pejabat, jadi kita tidak tau alsannya kenapa tidak menyatakan rasa penyesalannya,” tambah Zul Ayah.

Kapolres Arosuka Kabupaten Solok, AKBP Reh Ngenana, usai mendapat laporan langsung tutun menjenguk korban di RSUD dan tampak memberi semangat kepada keluarga Padli dan Simas. “Bapak dan Ibuk harus bersabar, karena mungkin ini adalah cobaan dari Allah. Do’akan saja semoga Almarhum diterima disisiNya. Kami juga ikut berduka yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini,” jelas Kapolres AKBP Reh Ngenana, yang didampingi Kasatlantas Polres Arosuka, AKP Anggara Rustamoyo dengan raut muka yang sedih. Kapolres yang baik itu tampak beberapa kali mengajak ibu korban untuk tegar dan bisa menerima kejadian itu.  Kapolres juga menyebutkan bahwa kasus lakalantas ini sudah ditangani Polres Arosuka Kabupaten Solok.

Luka yang mendalam juga datang dari keluarga besar SD Negeri 06 Koto Gadang Guguk, dimana teman-teman Padli juga datang ke rumah duka bersama majelis guru SD 06 dan Kepsek SD 06 Yendriwati ke rumah duka, untuk menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban.

Wementara Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, yang dihubungi melalui Handphonenya di Nomor 082288213xxx, tidak memberi resfon (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda