SOLOK, JN- Bupati Solok yang diwakili Kepala Dinas Sosial, Yandra Prasat, hari Jum'at (22/5), menyerahan bantuan Dosial dampak covid 19 (BST Kemensos, BLT DD dan Beras Bansos APBD) kepada 120 KK ke masyarakat Jorong Lubuak Tareh Nagari Garabak Data, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok. 
Hadir bersama Kadis Sosial antara lain Camat Tigo Lurah, Sarmaini, Wali nagari Garabak Data, Pardinal dan lainnya.

Walau masih bergulat dengan verifikasi data yang semraut ibarat benang kusut, dan dalam bulan puasa dan akan mendekati lebaran, namun dinsos tetap melayani masyarakat untuk pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid 19, walau sampai ke daerah tersulit sekalipun.
Dalam sambutannya, Wali Nagari Garabak Data, menyampaikan Ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok yang telah memberikan bantuan beras sebanyak 120 KK kepada masyarakat Lubuk Tareh selama PSBB diberlakukan bagi yang terdampak oleh Covid 19.


Pendistribusian beras tersebut juga didampingi Walinagari serta diantarkan langsung ke warga yang terdampak Covid 19 atau selama PSBB. “Warga yang terdampak diantaranya tukang ojek, sopir angkutan, ustad dan buruh harian,” ujar Walinagari Garabak Data, Pardinal.
Dijelaskan Walinagari, bahwa Nagari Garabak Data, telah melaksanakan himbauan dan intruksi Bupati Solok tentang prinsip PSBB dalam rangka memutus mata rantai Covid 19, termasuk Jorong Lubuk Tareh.
Kadis Sosial, Yandra Prasat, dalam sambutannya menyampaikan ucapanterima kasih kepada pemerintah nagari Garabak Data, yang telah melaksanakan himbauan dan intruksi Bupati Solok dalam rangka mempercepat pemutusan mata rantai Covid 19 di nagari Garabak Data.
“Pendistribusian beras harus tepat sasaran pada warga yang betul-betul terdampak Covid 19 atau selama PSBB berlaku. Dengan harapan bantuan sosial ini tidak akan tumpang tindih sehingga akan lebih tepat sasaran,” sebut Yandra.
Butuh sinergi untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Sinergi pemerintah pusat, daerah dan nagari, juga yang mampu membantu yang kesulitan ekonomi  Bupati meminta masyarakat mentaati peraturan pemerintah dan protokol kesehatan, salah satunya jika mendapati warga yang baru pulang dari perantauan, segera laporkan hal tersebut ke wali nagari atau wali jorong untuk mendapatkan penanganan dan arahanan. 


“Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penularan Covid-19 bagi warga yang dikampung dan juga bagi perantau itu sendiri,” sebut Yandra (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here