Gempa Solok Selatan, 344 Rumah Rusak dan 48 Orang Luka-Luka

0
302

Hingga Kamis sore (28/2), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa akibat gempa bumi yang melanda wilayah Solok Selatan, sudah tercatat 48 orang mengalami luka-luka dan sebanyak 344 unit rumah mengalami rusak ringan dan berat, yang ditimbulkan oleh gempa magnitudo 5,6 di Solok Selatan.

“Usai diguncang gempa bumi, wilayah Solok Selatan menyebabkan 48 jiwa luka-luka dan 344 unit rumah rusak. Hingga kini, pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan masih terus melakukan upaya penanganan darurat,” terang Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Nasional, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Kamis (28/2) di Kantor BNPB Jakarta.

Gempa bumi M 5,6 itu terjadi pada pukul 06.27 WIB tadi. Selain korban luka-luka dan kerusakan rumah, gempa juga menyebabkan fasilitas sekolah, peribadatan, dan kesehatan rusak.

“Hingga kini belum ada laporan korban jiwa, ” sebut Sutopo, seperti yang dilangsir kantor Berita Antara.

Gempa ini berdampak pada 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Sangir Balal Janggo, yang meliputi Nagari Sungai Kunyit, Sungai Kunyit Barat dan Talunan Maju. Di Kecamatan Sangir Batanghari, meliputi Nagari Ranah Pantai Cermin dan Kecamatan Sangir Jujuan, yang meliputi Nagari Lubuk Malako.

Berikut ini data sebaran korban dan kerusakan pascagempa. Tercatat di Nagari Sungai Kunyit ada sebanyak 22 orang luka-luka, 168 unit rumah rusak, 1 unit fasilitas kesehatan rusak. Untuk Nagari Sungai Kunyit Barat, terdapat 102 unit rumah rusak.
Selanjutnya Nagari Talunan Maju, terdapat 23 orang luka, 30 unit rumah rusak, 1 unit fasilitas peribadatan, 1 fasilitas kesehatan.
Berikutnya untuk Nagari Ranah Pantai Cermin, tercatat 2 orang luka-luka, 30 unit rumah rusak.
Kemudian Nagari Lubuk Malako, juga tercatat 1 orang luka-luka, 14 unit rumah rusak, 1 fasilitas pendidikan rusak.

Sepanjang Kamis ini, Solok Selatan diguncang beberapa kali gempa tektonik. Dimulai gempa M 4,8 pada pukul 01.55.02 WIB. Lalu disusul gempa dengan magnitudo lebih besar, yakni 5,6, pada pukul 06.27 WIB.

Gempa ini tidak hanya dirasakan di pusat gempa, tapi juga di berbagai daerah di Sumatera Barat dan Kerinci, Jambi.

Warga yang luka-luka akibat reruntuhan bangunan rumah dan dirawat di tiga puskesmas, meliputi Puskesmas Mercu 35 orang, Puskesmas Abai tiga orang, Puskesmas Talunan dua orang, dan Puskesmas Bidar Alam dua orang (satu orang rujuk ke RSUD). Sebagian besar luka yang dialami warga di bagian atas badan karena tertimpa reruntuhan bangunan.

“Warga ada yang mengalami luka di kepala ada satu warga diantaranya harus mendapatkan 12 jahitan, ” jelas Sutopo.

Sementara BPBD Kabupaten Solok Selatan, juga masih melakukan upaya pendataan atas berbagai kerusakan akibat gempat itu. Selain itu, tenda telah didirikan untuk logistik dan pengungsi. Dampak gempa tidak besar sehingga diperkirakan kerusakan tidak luas (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda