Dikumpulkan Melalui Grup WA: Korban Kebakaran Akibab Gempa di Saok Laweh Dapat Bantuan Dari Perantau  IKSAL

0
250

SOLOK, JN- Musibah Gempa yang melanda Kabupaten Solok pada Sabtu (21/7)  lalu, menimbulkan kerugian hampir 1, 5 Milyar.  Selain puluhan rumah rusak berat dan rusak sedang, musibah gempa juga menimbulkan satu korban jiwa di Rawang Lubuk Selasih, Kecamatan Gunung Talang dan puluhan warga mengalami luka ringan.

Selain itu, bertepatan dengan musibah gempa dengan kekuatan 5,5 skala richter (SR), juga menimbulkan dua unit rumah warga di  Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, ludes terbakar, yang diduga akibab konsletting listrik. Dua unit bangunan rumah warga yang terbakar adalah masing-masing milik Nurleli (53) dan Anton (30). Dua rumah tersebut berlokasi di Masjid Usang, Jorong Bungo Tanjung, Nagari Saok Laweh, Nagari Saok Laweh.

HN. Efiyardi, Ketua BMN Nagari Saok Laweh yang sekaligus Camat IX Koto Sungai Lasi

Pasca musibah gempa dan kebakaran menimpa warganya, para perantau Nagari Saok Laweh yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Saok Laweh (IKSAL), yang tersebar di seluruh Indonesia, secara bersama-sama mengumpulkan sumbangan sukarela yang dihimpun melalui Grup WhatsApp (WA) Nagari Saok Laweh dan hingga hari Senin sore tanggal 30 Juli 2018, sudah terkumpul sumbangan dari perantau  sebanyak Rp 16.870.000, yang dikumpulkan dari grup WA para perantau IKSAL.

Menurut Ketua Badan Musyawarah Nagari (BMN) Nagari Saok Laweh, HN. Efiyardi, sumbangan tersebut nantinya akan diserahkan kepada keluarga korban kebakaran yakni Nurleli secara simbolis. “Hingga hari ini kita akan terus menerima bantuan dari para perantau yang ada di Grub WA dan nantinya sumbangan itu akan kita serahkan kepada keluarga korban yang rumahnya terbakar, terang Efiyardi. Namun selain dari para perantau, pihaknya juga dengan senang hati menerima bantuan kalau ada dermawan di luar nagari Saok Laweh yang akan menyumbang atau membantu.

Selain ketua BNM, Efriyadi juga merupakan camat di Kecamatan IX Koto Sungailasi ini, nantinya akan bergotong royong bersama-sama membangun rumah keluarga korban. “Kita masih terus mencari dan mengumpulkan dana dari para perantau, ini semata demi kemanusian saja,” tambah Efiyardi, yang dijumpai di kantor Bupati Solok, Senin sore.

 Disebutkan Efiyardi, Korban Nurleli memiliki 5 anggota keluarga, saat ini  terpaksa menumpang di rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi gempa, hingga rumahnya bisa dibangun kembali. Sementara satu orang warga lagi yang rumahnya kebakaran adalah milik Anton, yang mana ayah dari 2 orang anak itu saat ini juga harus menumpang di rumah saudarnya yang juga dekat lokasi kebakaran.

Pihaknya belum tau, apakah aka nada bantuan dari Pemkab Solok melalui BPBD atau Dinas Sosial. Berikut adalah nama-nama penyumbang perantau Saok Laweh dari Grup IKSAl hingga Senin sore:

  1. Novir Wandi Rp 500.000
  2. Inkolek  Rp100.000
  3. Mur/Indra         Rp 200.000
  4. Herwin.    Rp 150.000
  5. H. Albernis Rp 200.000
  6. Erniyanti Rp 200.000
  7. Noviar Ch Rp 100.000
  8. H. Dini Rp 250.000
  9. Yandra Rp 200.000,-
  10. Oryza Sativa Rp 100.000
  11. M. Sidik Profil Rp 300.000
  12. Neldison Rp 200.000
  13. Adriyanto Rp 200.000
  14. H. Suhasril Rp 500.000
  15. Ida Irwan Rp 300.000
  16. Fayenti Sabar Rp 700.000
  17. Zul Malang Rp 300.000
  18. Hamba Allah Rp 200.000
  19. Sri Diana Rp 300.000
  20. Hasan Basri Rp 200.000
  21. Riswandi. Rp 50.000,-
  22. Hamba Allah Rp 200.000
  23. H. Robinson Rp 200.000
  24. Yasril Rp 300.000
  25. Yulian Akbar Rp 200.000
  26. Marliati Rp 200.000
  27. Alizar Chandra Rp 500.000
  28. Nof Sikumbang Rp 500.000
  29. Andi Malang Rp 500.000
  30. Hamba Allah Rp 100.000
  31. Kuncan Kampung Rp 200.000
  32. Syamsuir Rp 300.000
  33. *IKSAL Jabodetabek* Rp 2.000.000
  34. Perantau Tangerang Rp 1.000.000
  35. Dodi Alfyadi Rp 200.000
  36. Apris Wandra Rp 200.000
  37. Hamba Allah Rp 150.000
  38. *IKSAL Solo Raya* Rp 2.770.000
  39. Sisva Maryadi Rp 100.000
  40. *IKSAL Semarang* Rp 2.000.000

*Total Rp 16.870.000, (Enam Belas Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah)- (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda