SOLOK, JN- Warga Nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, dikejutkan dengan penemuan sesosok nayat laki-laki dewasa, yang tergantung di Pohon Pala.

Penemuan mayat yang diduga gantung diri di pohon pala tersebut, langsung mengempatkan warga setempat. Lokasi penemuan mayat berada ditepi sungai Batang Lembang Jorong Balai nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi.

Kapolres Solok. Kota, AKBP Ferry Suwandi, S. Ik, melalui Kasat Reskrim Polresta Solok, Iptu Defrianto, SH, kepada awak media Rabu sore (12/2), membenarkan kejadian tersebut.

Mayat pertama kali ditemukan oleh
warga setempat yakni Maswar, (66), warga Jorong Bawah Masjid nagari Parambahan kecamatan Bukit Sundi.
“Menurut saksi Maswar, bahwa pada
hari Rabu siang tanggal 12 Februari 2020 sekira pukul 13.30 Wib, saksi bermaksud hendak berwuduk Sholat zuhu. Namun tiba-tiba dikejutkan oleh binatang kadal/biawak. Lalu saksi mengejar binatang liar tersebut dekat pohon pala lalu saksi mencium bauk yang tidak sedap,” sebut Iptu Defrianto.

Selanjutnya saksi mengamati/melihat dari mana sumber bauk tersebut dan saksi melihat sesosok mayat manusia tergantung di pohon pala kemudian saksi memberitahukan peristiwa tersebut kepada Amirulis yang sedang mencangkul di sawahnya. Selanjutnya saksi langsung memberitahukan kepada walinagari Perambahan melalui handphone bahwa ada mayat manusia tergantung di pohon pala.

Baru dari pemerintah nagari Parambahan memberitahukan pihak kepolisian Bukit Sundi dan personil Polsek Bukit Sundi lansung mendatangi TKP di bawah pimpinan Waka Polsek Iptu Idra Yanaldi dan anggota Bhabinkamtibmas Parambahan serta anggota penjagaan, unit Res, Intel.

Sampai di TKP benar adanya mayat manusia tergantung dengan tali tambang sapi di pohon pala dengan ketinggian 3 meter dari tanah, lalu korban di turunkan oleh warga atas permintaan pihak kepolisian setelah dilakukan olah TKP.dengan menurunkan pakai tali.
Kemudian korban diketahui bernama
Dedi (43), suku Tanjuang/minang, pekerjaan Tani dengan Alamat Tanjuang Aur kuniang, jorong Balai nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi.

Selanjutnta setelah di masukkan kedalam kantong mayat, korban saat di temukan memakai pakaian kaus warna biru bertuliskan partai PAN dan celana panjang levis warna biru. Identitas korban diketahui karena ada keterangan dari pihak keluarga yang kehilangan korban sejak hari Kamis, 6 Februari 2020 sejak pkl 05.30 Wib pergi dari rumah tanpa pamit kepada orang tuanya nama Maryati, (68), warga Tanjung Aur Kuning jorong Balai nagari Perambahan.

“Dari keterangan orang tua Korban, mereka telah lama berpisah dengan istrinya Elmi dan punya anak 2 orang, korban mengalami penyakit stress/gangguan kejiwaan,” terang Iptu Defrianto.
Srlanjutnya korban dibawa ke RSU M.Nasir Kota Solok untuk dilakukan otopsi, untuk mengetahui korban (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here