Beruang Madu Kembali Mengamuk di Lubuk Selasih

0
461

SOLOK, JN- Masyarakat jorong Lubuk Selasih, nagari Batang Barus, kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, sejak Satu Minggu terakhir diresahkan dengan kehadiran binatang buas, yakni beruang madu atau dalam bahasa latinnya disebut Helarctos Malayanus.

“Sudah dua kali beruang ini masuk dapur rumah saya dan saya bersama keluarga sangat takut sekali,” tutur Melli (42) warga yang tinggal di depan kantor Samsat lama, Jorong Lubuk Selasih, Kamis (14/3), ketika menceritakan beruang seukuran monyet dewasa dan berwarna hitam dengan moncong warna putih.

Dijelaskan Melli, jumlah beruang yang masuk rumah sebanyak 2 ekor sejak awal Maret 2019 ini. Beruang itu pertama masuk dapur dan menjilat panci bekas penggorengan yang ada didapur belakang warung miliknya. ” Hari kedua beruang itu masuk lagi kesitu dengan membongkar atap seng dapur sekira jam 10.00 Wib malam. Lalu saya menghubungi warga dan kemudian warga datang bersama anggota Polisi dari Polres Solok. Namun beruang tersebut lari kebelakang menuju semak-semak, ” jelas Melli.
Disebutkannya, awal Januari 2016 lalu, beruang madu juga mengamuk di Dusun Tiga Lubuk Selasih atau hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi sekarang.
“Jumlah beruang ini diperkirakan lebih dari 5 ekor, sebab kalau malam akan kedengaran suara beruang yang saling bersahutan. Untuk menjaga hal-hal yang tidak kami duga, kami melapor ke walinagari dan bapak walinagari langsung menghubungi orang BKSDA Sumbar, karena binatang dilindungi karena masuk satwa langka,” tambah Melli.

Selain masuk ke rumah Melli, beruang madu juga mengganggu kenyaman warga untuk beraktivitas sehari-hari. Jorong Lubuk Selasih yang letaknya sangat strategis dan hanya berjarak 3 Kilometerdari Arosuka, Ibukota Kabupaten Solok, serta hanya berjarak 500 meter dari Polres Arosuka dan merupakan kawasan sibuk dan dibelah oleh jalan negara Padang Solok dan menuju Solok Selatan dan Jambi. Sayangnya jorong ini diapit oleh hutan lindung yang merupakan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Walinagari Batang Barus, Syamsul Azwar menyebutkan, setelah mendapat laporan dari warga tentang mengamuknya beruang madu, maka pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak BKSDA Sumbar.
“Saya sudah mengirim surat ke pihak BKSDA sumbar dan mungkin dalam waktu dekat ini akan turun, ” jelas Syamsul Azwar.

Diceritakan Walinagari, tahun lalu setelah orang BKSDA Sumbar datang, mereka langsung memasang kerangkeng dan satu ekor beruang madu berhasil ditangkap dengan jebakan yang dibawa dari Padang.

Disebutkan Syamsul Azwar, saat ini kehadiran beruang madu sudah sangat meresahkan, karena selain masuk ke rumah warga, kawanan beruang ini juga sudah berani masuk dan bermain di BLK Lubuk Selasih atau samping kantor Dinas Sosial dan Tenaga Keraja Kabupaten Solok. “Kita meminta pihak Dinas Kehutanan Kabupaten Solok jangan berdiam saja dan harus ada tindakan untuk mengatasi keberadaan beruang madu ini, karena jumlahnya diperkirakan lebihdari 5 ekor dan menresahkan masyarakat,” tutur Syamsul Azwar (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda